Pria China Meninggal akibat Kerja Lembur, 8 Jam setelah Kematian Masih Diberi Tugas Kantor via Ponsel

Minggu, 01 Februari 2026 - 13:42 WIB
loading...
Pria China Meninggal...
Gao Guanghui, pria China yang meninggal akibat kerja lembur berlebihan. Dia masih diberi tugas kantor via ponsel setelah 8 jam kematiannya. Foto/Mothership
A A A
BEIJING - Seorang programmer China berusia 32 tahun meninggal akibat serangan jantung mendadak setelah bekerja bekerja lembur. Yang menjengkelkan keluarganya, dia masih diberi tugas dari kantor melalui pesan teks ponsel delapan jam setelah kematiannya.

Berita tentang kerja berlebihan dan kematiannya menjadi viral di media sosial dan menyentuh hati banyak orang.

Gao Guanghui meninggal pada hari Sabtu pada bulan November 2025. Istrinya, yang menggunakan nama samaran Li, mengatakan bahwa sang suami bangun pagi-pagi sekali hari itu dan mengatakan merasa tidak enak badan, perlu duduk dan melakukan beberapa pekerjaan selagi dia bisa.

Baca Juga: Pria Ini Potong Kakinya Sendiri agar Diterima di Fakultas Kedokteran via Jalur Disabilitas

Tak lama kemudian Gao merasa lebih tidak enak badan, kejang-kejang, dan pingsan dalam perjalanan ke rumah sakit.

Guangdong Second Traditional Chinese Medicine Hospital menyatakan Gao meninggal dunia pada sore itu. Penyebab kematiannya adalah serangan jantung mendadak, yang mungkin disebabkan oleh kelelahan kerja.

Li mengatakan Gao mengakses sistem kerja perusahaannya lima kali pada hari kematiannya. Akun aplikasi obrolannya ditambahkan ke grup kerja saat dia sedang diselamatkan. Delapan jam setelah kematiannya, dia masih diberi tugas kerja mendesak.

Li mengatakan pada hari kerja sebelum kematian, Gao pulang setiap hari setelah pukul 21.30.

Menurut Li, ini normal setelah sang suami dipromosikan menjadi pemimpin tim pada tahun 2021. Dia menunjukkan rekaman obrolan yang memilukan dengannya, di mana dia mengirim pesan kepada Gao untuk meninggalkan pekerjaan dan pulang lebih sering setelah pukul 21.00.

Gao menolak untuk meninggalkan pekerjaan lebih awal atau mengambil cuti, dengan mengatakan beban kerja terlalu berat dan bahwa dia harus bekerja bersama anggota timnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
UMKM Nasional Miliki...
UMKM Nasional Miliki Ketangguhan Hadapi Serbuan Produk China
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Ngeri! Jendela Pesawat...
Ngeri! Jendela Pesawat Lepas, Lansia Nyaris Tersedot Keluar saat Penerbangan dari Yunani
Rekomendasi
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Berita Terkini
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved