Pria Ini Potong Kakinya Sendiri agar Diterima di Fakultas Kedokteran via Jalur Disabilitas

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:00 WIB
loading...
Pria Ini Potong Kakinya...
Suraj Bhaskar, pria India yang diduga memotong kakinya sendiri agar bisa ikut tes masuk fakultas kedokteran via jalur disabilitas. Foto/X @Indian_doctor
A A A
NEW DELHI - Seorang pria India calon peserta Ujian Seleksi Masuk Nasional (NEET) untuk perguruan tinggi diduga telah mengamputasi sebagian kakinya sendiri. Itu sebagai upaya agar dia memenuhi syarat untuk mendapatkan kursi tes di program sarjana kedokteran yang dikenal sebagai MBBS melalui kuota penyandang disabilitas (PwD).

Pria 24 tahun asal Jaunpur, Uttar Pradesh, tersebut diidentifikasi sebagai Suraj Bhaskar.

Mengutip dari Gulf News, Kamis (29/1/2026), kasus ini awalnya dilaporkan sebagai serangan. Namun, kemudian terungkap bahwa itu merupakan tindakan yang diduga dilakukan sendiri oleh Bhaskar terkait dengan persaingan ketat seputar penerimaan mahasiswa kedokteran di India.

Baca Juga: Viral, Dokter AS Bungkam saat Dicecar Pertanyaan 'Bisakah Pria Hamil?'

Polisi setempat diberi tahu setelah sebuah kaki yang terputus ditemukan di sebuah rumah di desa Khalilpur, Jaunpur, dan Bhaskar dilarikan ke rumah sakit swasta untuk perawatan. Polisi awalnya mendaftarkan kasus percobaan pembunuhan setelah Bhaskar mengeklaim penyerang tak dikenal telah menyerangnya semalaman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved