Pria China Meninggal akibat Kerja Lembur, 8 Jam setelah Kematian Masih Diberi Tugas Kantor via Ponsel
Minggu, 01 Februari 2026 - 13:42 WIB
loading...
A
A
A
“Jika saya bisa memutar waktu, saya akan memaksanya untuk berhenti bekerja,” kata Li, seperti dikutip South China Morning Post, Sabtu (1/2/2026).
Yang lebih menyedihkan bagi komunitas online adalah Gao telah menjalani kehidupan yang sulit sejak kecil.
Sebagai seorang anak yang bermigrasi ke Guangzhou di provinsi Guangdong, China selatan dari provinsi Henan di China tengah bersama orang tuanya, Gao biasa mengumpulkan sampah di jalan untuk mendapatkan uang saku.
Saat belajar di perguruan tinggi perangkat lunak, dia bekerja paruh waktu untuk meringankan beban keuangannya.
Dia menikahi teman sekolahnya dan mereka tidak pernah memiliki anak.
Pada usia 16 tahun, dia menulis di buku hariannya: “Takdir dan kesulitan saya mendorong saya untuk tumbuh dewasa. Saya perlu bekerja lebih keras lagi.”
Setelah kematian Gao, jandanya menerima ucapan belasungkawa dari teman-teman kantor sang suami dan teman sekelasnya.
Salah satu dari mereka menceritakan kisah tentang bagaimana Gao pernah mengejar dan menangkap pencuri tas bersama teman-teman sekelasnya, sebuah cerita yang awalnya dikira istrinya sebagai bualan.
Namun, teman-teman sekelasnya membenarkan kebenarannya dan bahkan membagikan foto-foto kejadian tersebut.
Di China, perusahaan teknologi terkenal dengan budaya kerja yang keras, yang ditandai dengan jam kerja "996", bekerja dari jam 09.00 pagi hingga 21.00 malam, enam hari seminggu.
Yang lebih menyedihkan bagi komunitas online adalah Gao telah menjalani kehidupan yang sulit sejak kecil.
Sebagai seorang anak yang bermigrasi ke Guangzhou di provinsi Guangdong, China selatan dari provinsi Henan di China tengah bersama orang tuanya, Gao biasa mengumpulkan sampah di jalan untuk mendapatkan uang saku.
Saat belajar di perguruan tinggi perangkat lunak, dia bekerja paruh waktu untuk meringankan beban keuangannya.
Dia menikahi teman sekolahnya dan mereka tidak pernah memiliki anak.
Pada usia 16 tahun, dia menulis di buku hariannya: “Takdir dan kesulitan saya mendorong saya untuk tumbuh dewasa. Saya perlu bekerja lebih keras lagi.”
Setelah kematian Gao, jandanya menerima ucapan belasungkawa dari teman-teman kantor sang suami dan teman sekelasnya.
Salah satu dari mereka menceritakan kisah tentang bagaimana Gao pernah mengejar dan menangkap pencuri tas bersama teman-teman sekelasnya, sebuah cerita yang awalnya dikira istrinya sebagai bualan.
Namun, teman-teman sekelasnya membenarkan kebenarannya dan bahkan membagikan foto-foto kejadian tersebut.
Di China, perusahaan teknologi terkenal dengan budaya kerja yang keras, yang ditandai dengan jam kerja "996", bekerja dari jam 09.00 pagi hingga 21.00 malam, enam hari seminggu.
Lihat Juga :