Langgar Gencatan Senjata, Jet Tempur Israel Bombardir Gaza Tewaskan 37 Warga Palestina

Minggu, 01 Februari 2026 - 07:32 WIB
loading...
Langgar Gencatan Senjata,...
Jet-jet tempur Israel mengebom berbagai wilayah di Jalur Gaza sejak Sabtu dini hari, menewaskan 37 warga Palestina. Ini merupakan pelanggaran gencatan senjata kesekian kalinya oleh Israel. Foto/Middle East Monitor/Mohamad Asad
A A A
GAZA - Setidaknya 37 warga Palestina tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam serangkaian serangan udara jet tempur Israel yang menargetkan berbagai wilayah di Jalur Gaza sejak Sabtu dini hari. Ini merupakan pelanggaran gencatan senjata yang kesekian kalinya oleh militer Zionis setelah kesepakatan berlaku sejak Oktober lalu.

Badan Pertahanan Sipil di Gaza mengonfirmasi dalam pernyataan terbarunya bahwa serangan udara Israel di Jalur Gaza sejak subuh hari Sabtu telah menewaskan 32 warga Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan.

Baca Juga: Ini Teks Lengkap Piagam Dewan Perdamaian Trump, Tak Ada Kata Gaza

Lima warga Palestina, tiga anak dan dua perempuan, tewas, dan beberapa lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah apartemen tempat tinggal di lingkungan Rimal di Gaza barat, menurut sumber medis kepada Anadolu, Minggu (1/2/2026).

Tujuh warga Palestina lainnya, seorang pria, tiga putranya, dan tiga cucunya yang masih kecil, tewas dalam serangan udara Israel lainnya yang menargetkan sebuah tenda yang menampung pengungsi di daerah Asdaa di barat laut Khan Younis di Gaza selatan, menurut paramedis di Rumah Sakit Nasser di kota tersebut.

Menurut saksi mata, beberapa warga Palestina juga terluka dalam serangan Israel yang menargetkan sebuah apartemen tempat tinggal di lingkungan al-Tuffah di timur Gaza.

Jet-jet tempur Israel juga melakukan serangan udara di Jalan al-Jalaa di barat laut Gaza, serta dua serangan di timur kamp pengungsi Bureij di Gaza tengah, tanpa ada korban jiwa yang dilaporkan.

Menurut laporan koresponden Anadolu, sebuah jet tempur Israel melakukan serangan udara terhadap gedung administrasi kamp Ghaith, yang menampung ratusan pengungsi, di dekat Al-Ribat College di Jalan 2 di daerah Al-Mawasi, Khan Younis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Menteri Singapura Mendadak...
Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan
Rekomendasi
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Aktivis Pemuda Apresiasi...
Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved