Model Globalisasi Lama yang Dipimpin AS dan UE Sudah Berakhir, Ini 3 Penyebabnya

Minggu, 01 Februari 2026 - 04:40 WIB
loading...
Model Globalisasi Lama...
Globalisasi sudah terganti dengan berakhirnya dominasi AS dan Eropa. Foto/X
A A A
MOSKOW - Model globalisasi lama yang mendominasi dalam beberapa dekade terakhir telah berakhir, dan dunia sedang menjauh dari tatanan unipolar karena negara-negara lain mulai memimpin. Itu diungkapkan wakil kepala administrasi kepresidenan Rusia, Maksim Oreshkin.

Model Globalisasi Lama yang Dipimpin AS dan UE Sudah Berakhir, Ini 3 Penyebabnya

1. Integrasi Ekonomi Global Berakhir

Berbicara di Dialog Pakar di Pusat Nasional 'Rusia' di Moskow, Oreshkin mengatakan bahwa berakhirnya model sebelumnya bukan berarti berakhirnya integrasi ekonomi global, tetapi lebih merupakan transisi ke prinsip-prinsip baru.

Globalisasi berlanjut pada "dasar yang berbeda," dengan kepemimpinan yang semakin bergeser dari satu pusat, katanya, karena negara-negara lain mulai memainkan peran yang lebih menonjol dalam membentuk proses ekonomi global.


2. Munculnya Pemain Baru

Oreshkin mengatakan keterlibatan ekonomi-ekonomi besar seperti China dan India dalam ekonomi global telah membantu meningkatkan standar hidup dan mengurangi kemiskinan, sekaligus memasok barang dan jasa ke dunia.

“Kita memang sedang menjauh dari dunia unipolar, dan di dunia saat ini salah satu kata kunci utama yang kita dengar adalah kedaulatan,” kata Oreshkin, dilansir RT.

3. Fokus Mempertahankan Kedaulatan

Menurutnya, hanya negara-negara yang mampu mempertahankan kedaulatan yang akan mampu bersaing dan mengambil posisi terdepan dalam “perkembangan multipolar” ini.

Oreshkin juga menunjuk pada dampak yang semakin besar dari sanksi, hambatan tarif, dan pembatasan lainnya terhadap ekonomi global, dengan mengatakan bahwa mekanisme keuangan tradisional yang dipimpin Barat “tidak lagi” berfungsi secara efektif.

Ia mengatakan hal ini memaksa sistem keuangan global untuk mencari solusi baru, dengan sistem terdesentralisasi seperti blockchain, kecerdasan buatan, dan solusi berbasis platform yang semakin banyak digunakan sebagai pengganti fungsi perbankan tradisional.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
Berita Terkini
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved