Iran Siap Berunding yang Adil dengan AS Tanpa Bayang-bayang Ancaman

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:35 WIB
loading...
Iran Siap Berunding...
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Istanbul, Turki. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan negara itu siap untuk pembicaraan yang "adil dan setara" dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menolak mengesampingkan kemungkinan mengambil tindakan militer terhadap Teheran.

Dalam kunjungan ke Turki pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada wartawan bahwa, "Iran tidak memiliki masalah dengan negosiasi, tetapi negosiasi tidak dapat dilakukan di bawah bayang-bayang ancaman."

"Saya juga harus menyatakan dengan tegas bahwa kemampuan pertahanan dan rudal Iran – dan rudal Iran – tidak akan pernah menjadi subjek negosiasi apa pun," tegas Araghchi dalam konferensi pers bersama Menlu Turki Hakan Fidan.

"Keamanan rakyat Iran bukanlah urusan orang lain, dan kami akan mempertahankan dan memperluas kemampuan pertahanan kami sejauh yang diperlukan untuk membela negara."

Ketegangan telah meningkat selama beberapa minggu antara Teheran dan Washington di tengah ancaman berulang Trump untuk menyerang Iran atas tindakan keras baru-baru ini terhadap protes anti-pemerintah dan upayanya membatasi program nuklir Iran.

Awal pekan ini, presiden AS mengatakan "armada besar" – yang dipimpin kapal induk USS Abraham Lincoln – sedang bergerak menuju Iran dan siap menggunakan "kekerasan, jika perlu" jika para pemimpin Iran tidak setuju menegosiasikan kesepakatan nuklir.

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Jumat, Trump mengatakan pemerintahannya mengirimkan "sejumlah besar kapal" ke Iran.

"Dan mudah-mudahan kita akan membuat kesepakatan," katanya. "Jika kita membuat kesepakatan, itu bagus. Jika kita tidak membuat kesepakatan, kita akan lihat apa yang terjadi."

Melaporkan dari Washington, DC, Kimberly Halkett dari Al Jazeera mencatat Trump mengatakan dia memberi Iran tenggat waktu, tetapi "hanya Iran yang tahu apa tenggat waktu itu".

"Jadi dia membiarkan dunia menunggu, mencoba menentukan langkah selanjutnya," kata Halkett.

Trump, yang pada tahun 2018 secara sepihak menarik diri dari kesepakatan sebelumnya yang membuat Iran setuju membatasi program nuklirnya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi internasional, telah menekan Iran untuk menghentikan semua pengayaan uranium.

Washington menuduh Teheran berupaya mendapatkan senjata nuklir –klaim yang berulang kali dibantah para pemimpin Iran.

Di tengah ketegangan terbaru, para pejabat senior di Teheran berulang kali mengatakan mereka terbuka untuk negosiasi, tetapi hanya setelah Trump mengakhiri ancaman militernya terhadap negara tersebut.

Mereka juga menekankan angkatan bersenjata Iran siap merespons jika diserang.

Baca juga: Kremlin Akui Rusia Hentikan Serangan ke Ukraina atas Permintaan Trump
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved