Jenderal Zhang Disingkirkan, Tak Ada Lagi Jenderal China yang Berani pada Xi Jinping
Jum'at, 30 Januari 2026 - 15:52 WIB
loading...
A
A
A
"Namun, pengumuman hari Sabtu itu adalah sebuah kejutan besar, dengan dampak yang luas dan mendalam," kata Hua Po, seorang analis independen yang berbasis di Beijing.
Steve Tsang, direktur SOAS China Institute, mengatakan: "Penyingkirannya berarti tidak ada jenderal lain di PLA yang dapat merasa aman sekarang."
Zhang dan Liu belum secara resmi dikeluarkan dari CMC.
Namun, dua mantan menteri pertahanan—Wei Fenghe dan kemudian Li Shangfu—dikeluarkan setelah tuduhan serupa diajukan, dan jenderal He Weidong dan Miao Hua dipecat tahun lalu.
Kemungkinan pemecatan Zhang dan Liu di masa depan akan membuat CMC, yang seharusnya memiliki tujuh anggota, hanya memiliki dua perwakilan yang diketahui: Xi Jinping dan kepala anti-korupsi Zhang Shengmin.
"Ini mewakili kendali pribadi maksimal atas angkatan bersenjata China—secara teoritis," kata Niklas Swanstrom, direktur Institute for Security and Development Policy (ISDP) yang berbasis di Stockholm.
Tsang memperkirakan bahwa jenderal-jenderal pengganti di CMC di masa depan akan menjadi orang-orang yang hanya mengiyakan. "Dan tidak akan berani menantang Xi," ujarnya.
"Terlepas dari kekacauan tersebut, kesiapan militer China tampaknya tidak terhambat secara signifikan dan PLA dapat melanjutkan aktivitas seperti biasa,” kata James Char, pakar dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura.
"Meskipun akan ada kerugian langsung terhadap kohesi komando, hal itu berpotensi diimbangi oleh manfaat struktural jangka panjang jika tujuannya memang untuk mememberantas korupsi," imbuh Swanstrom.
Hua, analis independen, mengatakannya lebih terus terang: “Mulai saat ini, militer hanya akan menuruti Xi—ke mana pun dia menunjuk, mereka akan menyerang.”
Steve Tsang, direktur SOAS China Institute, mengatakan: "Penyingkirannya berarti tidak ada jenderal lain di PLA yang dapat merasa aman sekarang."
Zhang dan Liu belum secara resmi dikeluarkan dari CMC.
Namun, dua mantan menteri pertahanan—Wei Fenghe dan kemudian Li Shangfu—dikeluarkan setelah tuduhan serupa diajukan, dan jenderal He Weidong dan Miao Hua dipecat tahun lalu.
Kemungkinan pemecatan Zhang dan Liu di masa depan akan membuat CMC, yang seharusnya memiliki tujuh anggota, hanya memiliki dua perwakilan yang diketahui: Xi Jinping dan kepala anti-korupsi Zhang Shengmin.
"Ini mewakili kendali pribadi maksimal atas angkatan bersenjata China—secara teoritis," kata Niklas Swanstrom, direktur Institute for Security and Development Policy (ISDP) yang berbasis di Stockholm.
Tsang memperkirakan bahwa jenderal-jenderal pengganti di CMC di masa depan akan menjadi orang-orang yang hanya mengiyakan. "Dan tidak akan berani menantang Xi," ujarnya.
Apa Artinya bagi Militer China?
"Terlepas dari kekacauan tersebut, kesiapan militer China tampaknya tidak terhambat secara signifikan dan PLA dapat melanjutkan aktivitas seperti biasa,” kata James Char, pakar dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura.
"Meskipun akan ada kerugian langsung terhadap kohesi komando, hal itu berpotensi diimbangi oleh manfaat struktural jangka panjang jika tujuannya memang untuk mememberantas korupsi," imbuh Swanstrom.
Hua, analis independen, mengatakannya lebih terus terang: “Mulai saat ini, militer hanya akan menuruti Xi—ke mana pun dia menunjuk, mereka akan menyerang.”
Lihat Juga :