6 Strategi Presiden Xi Jinping Membangun Kendali Absolut Militer China

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:10 WIB
loading...
A A A
Pengusiran pejabat tinggi telah membuat kepemimpinan PLA “dalam keadaan kacau balau saat ini,” kata Thomas dari Asia Society.

“Hampir tidak ada perwira yang tersisa di pangkat jenderal. Saya yakin ada orang-orang yang cakap yang menunggu di belakang layar, tetapi mereka semua akan baru dalam posisi kepemimpinan senior,” katanya, seraya mencatat bahwa Xi mungkin akan menggunakan lebih dari 18 bulan sebelum perombakan kepemimpinan berikutnya untuk menyeleksi kandidat kepemimpinan baru dan “menyingkirkan pengaruh hubungan patronase yang ada.”

Namun sementara itu, Xi telah menunjuk perwira-perwira PLA tingkat kedua untuk mengisi peran-peran yang ditinggalkan oleh pendahulu mereka yang tercela di berbagai departemen Komisi Militer Pusat dan cabang-cabang militer, menurut Char di Singapura.

“Operasi harian PLA tetap berjalan normal meskipun terjadi pembersihan ini karena korps perwira yang lebih muda – dan mungkin lebih profesional – siap untuk mengambil alih tanggung jawab tersebut,” katanya.

Namun apa artinya bagi ambisi Beijing yang lebih luas – termasuk tujuannya untuk menguasai Taiwan yang berdaulat – masih kurang jelas. Partai Komunis yang berkuasa di Tiongkok mengklaim pulau itu sebagai wilayahnya sendiri, meskipun tidak pernah menguasainya.

Inti dari pertanyaan itu adalah apakah akan ada dampak terhadap operabilitas militer secara langsung, moral prajurit, atau jadwal waktu yang mungkin dimiliki Beijing untuk kesiapan mencapai tujuan tersebut, termasuk melalui penggunaan kekuatan militer.

Penyelidikan terhadap Liu secara khusus menggarisbawahi pertanyaan-pertanyaan tersebut, kata para analis, mengingat perannya dalam mengkoordinasikan lembaga komando tempur tertinggi PLA.

Namun, menurut Czin dari Brookings, hal itu mungkin bukan masalah yang terlalu mengkhawatirkan Xi saat ini.

Sebaliknya, katanya, pemimpin China itu kemungkinan besar sedang melihat pemerintahan AS yang tampaknya tidak "terlalu tertarik" pada isu Taiwan dan potensi perubahan kekuasaan dalam pemilihan Taiwan pada tahun 2028, dan memperhitungkan: sekarang adalah "waktu yang tepat untuk membersihkan pemerintahan."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Putin Akui Ekonomi Rusia...
Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih
Rekomendasi
Bek Arab Saudi Abdulelah...
Bek Arab Saudi Abdulelah al-Amri Koyak Gawang Uruguay di Babak Pertama
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Pahlawan Cape Verde...
Pahlawan Cape Verde di Piala Dunia 2026 Menangis, Ibunya Ditolak Masuk Amerika Serikat
Berita Terkini
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved