Badai Musim Dingin Fern Amuk Amerika Serikat, 11.123 Penerbangan Lumpuh
Senin, 26 Januari 2026 - 11:11 WIB
loading...
Badai Musim Dingin Fern sedang menghantam Amerika Serikat. Sebanyak 11.123 penerbangan masuk dan keluar AS dibatalkan. Foto/Fox4 News
A
A
A
WASHINGTON - Badai Musim Dingin Fern sedang menghantam Amerika Serikat (AS). Akibatnya, lebih dari 11.000 penerbangan masuk dan keluar negara itu dibatalkan.
Sebanyak 11.123 pembatalan penerbangan telah dilaporkan tepat sebelum tengah hari pada hari Minggu wwaktu setempat, di mana American Airlines mengalami pukulan terbesar dengan 1.489 penerbangan—hampir setengah dari semua penerbangannya hari itu—dibatalkan, menurut situs pelacakan FlightAware.
Baca Juga: Polar Vortex Cengkeram AS: Korban Berjatuhan, Penerbangan Lumpuh
Jumlah total penerbangan yang lumpuh itu mulai mendekati rekor 12.143 pembatalan yang pada 30 Maret 2020, yakni selama puncak awal pandemi Covid-19.
Bandara LaGuardia telah membatalkan 436 penerbangan keluar, sementara Bandara Internasional JFK membatalkan 443 penerbangan dari New York.
Bandara Newark Liberty telah membatalkan 83 persen penerbangannya, dengan 434 penerbangan keluar dibatalkan.
Bandara Internasional Charlotte Douglas, di North Carolina, adalah pusat penerbangan yang paling terdampak, dengan 554 penerbangan dibatalkan hingga saat ini.
Hujan salju lebat juga menyebabkan Bandara Nasional Ronald Reagan di Washington, D.C., membatalkan semua 820 penerbangan yang dijadwalkan tiba dan berangkat dari bandara tersebut.
Pembatalan bahkan meluas hingga ke barat, dengan 87 penerbangan keluar dibatalkan di LAX, menurut laporan FlightAware.
Baik Southwest maupun Delta Airlines masing-masing membatalkan lebih dari 1.200 penerbangan, sementara United membatalkan 934 penerbangan, lebih dari sepertiga dari total penerbangan yang dijadwalkan untuk hari Minggu.
American Airlines menyatakan akan menghapuskan biaya perubahan tiket bagi penumpang yang terdampak badai dan menambahkan penerbangan ekstra di seluruh negeri untuk membantu pelanggan mencapai tujuan akhir mereka setelah badai berakhir. Meskipun terjadi pembatalan besar-besaran, bandara yang terdampak tetap buka untuk memberikan bantuan dan kehangatan kepada penumpang yang terdampar akibat badai.
Selain pembatalan, dilaporkan juga 12.868 penundaan penerbangan yang datang dan pergi dari AS hingga saat ini, menurut FlightAware.
Badai Musim Dingin Fern diperkirakan akan terus menyelimuti beberapa negara bagian AS dengan salju dan hujan es sepanjang hari Minggu sebelum mereda pada siang hari Senin waktu setempat.
Layanan Cuaca Nasional memperingatkan bahwa total salju akhir bisa mencapai 14 inci di New York City (NYC) pada hari Senin, total salju tertinggi sejak 2021.
Sebanyak 11.123 pembatalan penerbangan telah dilaporkan tepat sebelum tengah hari pada hari Minggu wwaktu setempat, di mana American Airlines mengalami pukulan terbesar dengan 1.489 penerbangan—hampir setengah dari semua penerbangannya hari itu—dibatalkan, menurut situs pelacakan FlightAware.
Baca Juga: Polar Vortex Cengkeram AS: Korban Berjatuhan, Penerbangan Lumpuh
Jumlah total penerbangan yang lumpuh itu mulai mendekati rekor 12.143 pembatalan yang pada 30 Maret 2020, yakni selama puncak awal pandemi Covid-19.
Bandara LaGuardia telah membatalkan 436 penerbangan keluar, sementara Bandara Internasional JFK membatalkan 443 penerbangan dari New York.
Bandara Newark Liberty telah membatalkan 83 persen penerbangannya, dengan 434 penerbangan keluar dibatalkan.
Bandara Internasional Charlotte Douglas, di North Carolina, adalah pusat penerbangan yang paling terdampak, dengan 554 penerbangan dibatalkan hingga saat ini.
Hujan salju lebat juga menyebabkan Bandara Nasional Ronald Reagan di Washington, D.C., membatalkan semua 820 penerbangan yang dijadwalkan tiba dan berangkat dari bandara tersebut.
Pembatalan bahkan meluas hingga ke barat, dengan 87 penerbangan keluar dibatalkan di LAX, menurut laporan FlightAware.
Baik Southwest maupun Delta Airlines masing-masing membatalkan lebih dari 1.200 penerbangan, sementara United membatalkan 934 penerbangan, lebih dari sepertiga dari total penerbangan yang dijadwalkan untuk hari Minggu.
American Airlines menyatakan akan menghapuskan biaya perubahan tiket bagi penumpang yang terdampak badai dan menambahkan penerbangan ekstra di seluruh negeri untuk membantu pelanggan mencapai tujuan akhir mereka setelah badai berakhir. Meskipun terjadi pembatalan besar-besaran, bandara yang terdampak tetap buka untuk memberikan bantuan dan kehangatan kepada penumpang yang terdampar akibat badai.
Selain pembatalan, dilaporkan juga 12.868 penundaan penerbangan yang datang dan pergi dari AS hingga saat ini, menurut FlightAware.
Badai Musim Dingin Fern diperkirakan akan terus menyelimuti beberapa negara bagian AS dengan salju dan hujan es sepanjang hari Minggu sebelum mereda pada siang hari Senin waktu setempat.
Layanan Cuaca Nasional memperingatkan bahwa total salju akhir bisa mencapai 14 inci di New York City (NYC) pada hari Senin, total salju tertinggi sejak 2021.
(mas)
Lihat Juga :