Perundingan Damai Rusia-Ukraina Buntu Tanpa Terobosan, Apa Pemicunya?

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:14 WIB
loading...
Perundingan Damai Rusia-Ukraina...
Perundingan Ukraina dam Rusia temui jalan buntu. Foto/X/@visegrad24
A A A
MOSKOW - Ukraina dan Rusia mengakhiri hari kedua perundingan yang dimediasi Amerika Serikat di Abu Dhabi tanpa kesepakatan. Tapi =pihak-pihak yang bertikai mengatakan mereka terbuka untuk dialog lebih lanjut, sementara serangan Rusia terhadap infrastruktur energi Ukraina terus berlanjut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada hari Sabtu bahwa diskusi bilateral berfokus pada "parameter untuk mengakhiri perang, serta kondisi keamanan yang diperlukan untuk mencapai hal ini", dan bahwa pembicaraan lebih lanjut dapat dilakukan paling cepat minggu depan.

Pembicaraan tersebut dihadiri oleh kepala negosiator Ukraina Rustem Umerov dan kepala intelijen militer Kyrylo Budanov, serta perwakilan intelijen militer dan angkatan darat Rusia, menurut Zelenskyy. Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner juga hadir.

Pernyataan pemerintah UEA mengatakan pembicaraan tersebut "konstruktif dan positif", membahas "elemen-elemen yang belum terselesaikan" dari kerangka perdamaian Washington, dengan "keterlibatan langsung" antara Ukraina dan Rusia, sebuah peristiwa langka dalam perang yang hampir empat tahun lamanya yang dipicu oleh invasi skala penuh Rusia.



Draf awal AS menuai kritik keras di Kyiv dan Eropa Barat karena terlalu berpegang teguh pada tuntutan maksimalis dan ambisi teritorial Moskow, sementara Rusia menolak versi revisi karena usulan penempatan pasukan penjaga perdamaian Eropa di Ukraina.

Sebelum diskusi, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada hari Jumat bahwa Rusia belum mencabut desakannya agar Ukraina menarik diri dari wilayah timur Donbas, jantung industri yang terdiri dari wilayah Donetsk dan Luhansk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved