Iran Sebut Israel Mengalami Kekalahan yang Lebih Memalukan Dibandingkan Perang 12 Hari
Minggu, 25 Januari 2026 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Pezeshkian mengatakan kerusuhan dan ketidakamanan baru-baru ini adalah “tanggapan balas dendam oleh musuh-musuh bangsa Iran” setelah kekalahan mereka dalam perang 12 hari pada bulan Juni.
Akhir bulan lalu, kesulitan ekonomi, yang disebabkan dan diperburuk oleh sanksi Barat selama bertahun-tahun, memicu gelombang protes damai di kalangan pedagang di Teheran dan kota-kota lain.
Pihak berwenang mengakui tuntutan para pengunjuk rasa sebagai sah, tetapi demonstrasi tersebut dibajak oleh perusuh yang didukung oleh para pemimpin Amerika dan Israel, yang secara terbuka menyerukan vandalisme dan kekacauan.
Para pejabat mengatakan bahwa beberapa tentara bayaran dipersenjatai, dilatih, dan direkrut oleh badan intelijen AS dan Israel untuk memicu kekerasan, merusak properti publik, dan membunuh warga sipil serta anggota pasukan keamanan.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran mengatakan total 3.117 orang telah kehilangan nyawa selama kerusuhan tersebut.
Lebih lanjut disebutkan bahwa 2.427 dari mereka yang tewas adalah warga sipil dan personel keamanan yang tidak bersalah.
Akhir bulan lalu, kesulitan ekonomi, yang disebabkan dan diperburuk oleh sanksi Barat selama bertahun-tahun, memicu gelombang protes damai di kalangan pedagang di Teheran dan kota-kota lain.
Pihak berwenang mengakui tuntutan para pengunjuk rasa sebagai sah, tetapi demonstrasi tersebut dibajak oleh perusuh yang didukung oleh para pemimpin Amerika dan Israel, yang secara terbuka menyerukan vandalisme dan kekacauan.
Para pejabat mengatakan bahwa beberapa tentara bayaran dipersenjatai, dilatih, dan direkrut oleh badan intelijen AS dan Israel untuk memicu kekerasan, merusak properti publik, dan membunuh warga sipil serta anggota pasukan keamanan.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran mengatakan total 3.117 orang telah kehilangan nyawa selama kerusuhan tersebut.
Lebih lanjut disebutkan bahwa 2.427 dari mereka yang tewas adalah warga sipil dan personel keamanan yang tidak bersalah.
(ahm)
Lihat Juga :