Iran Sebut Israel Mengalami Kekalahan yang Lebih Memalukan Dibandingkan Perang 12 Hari
Minggu, 25 Januari 2026 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Ia mencatat bahwa rezim Israel telah mengatur serangan tersebut dengan cara yang sama seperti yang dilakukannya dalam serangan pager teroris di Lebanon pada September 2024.
Pada 17 September 2024, ribuan perangkat komunikasi nirkabel milik anggota gerakan perlawanan Hizbullah meledak serentak di berbagai lokasi di Lebanon dan Suriah, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai sekitar 3.000 lainnya, sebagian besar warga sipil biasa.
Rezim Israel secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Di bagian lain pernyataannya, Qalibaf memperingatkan terhadap rencana musuh untuk menciptakan perpecahan di negara itu untuk merugikan kepentingan bangsa Iran dan Revolusi Islam.
Ia menekankan pentingnya mematuhi perintah Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, untuk melawan konspirasi musuh.
Pada 17 September 2024, ribuan perangkat komunikasi nirkabel milik anggota gerakan perlawanan Hizbullah meledak serentak di berbagai lokasi di Lebanon dan Suriah, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai sekitar 3.000 lainnya, sebagian besar warga sipil biasa.
Rezim Israel secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Di bagian lain pernyataannya, Qalibaf memperingatkan terhadap rencana musuh untuk menciptakan perpecahan di negara itu untuk merugikan kepentingan bangsa Iran dan Revolusi Islam.
Ia menekankan pentingnya mematuhi perintah Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, untuk melawan konspirasi musuh.
Lihat Juga :