Agen Federal Kembali Tembak Mati Warga AS, Situasi Minneapolis Makin Memanas
Minggu, 25 Januari 2026 - 07:22 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan McLaughlin kemudian diklarifikasi oleh Kristi Noem, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, yang dalam konferensi pers Sabtu malam menyatakan bahwa Pretti menghadapi petugas dengan senjatanya.
“Seorang individu mendekati petugas Patroli Perbatasan AS dengan pistol semi-otomatis 9mm. Para petugas berusaha melucuti senjata individu tersebut, tetapi tersangka bersenjata itu bereaksi dengan keras,” kata Noem, meskipun bukti video jelas menunjukkan Pretti yang tidak bersenjata dipukuli.
Noem melanjutkan: “Ini tampak seperti situasi di mana seseorang datang ke tempat kejadian untuk menimbulkan kerusakan maksimal dan membunuh petugas penegak hukum.”
Pada konferensi pers, Brian O’Hara, kepala polisi Minneapolis, mengatakan Pretti tinggal di Minneapolis, adalah warga negara Amerika dan satu-satunya interaksi sebelumnya yang diketahui dengan penegak hukum adalah untuk tilang lalu lintas. O’Hara juga mengatakan Pretti adalah pemilik senjata api yang sah dengan izin membawa senjata. Hukum Minnesota mengizinkan warga untuk mendapatkan izin membawa pistol di tempat umum. Hukum tersebut tidak mengharuskan penyembunyian senjata tersebut.
O’Hara juga mengatakan: “Tuntutan kami hari ini adalah agar lembaga-lembaga federal yang beroperasi di kota kami melakukannya dengan disiplin, kemanusiaan, dan integritas yang sama seperti yang dituntut oleh penegakan hukum yang efektif."
“Kami mendesak semua orang untuk tetap damai dan menyadari bahwa ada banyak kemarahan dan pertanyaan seputar apa yang telah terjadi," ujarnya, seperti dikutip The Guardian, Minggu (25/1/2026).
“Seorang individu mendekati petugas Patroli Perbatasan AS dengan pistol semi-otomatis 9mm. Para petugas berusaha melucuti senjata individu tersebut, tetapi tersangka bersenjata itu bereaksi dengan keras,” kata Noem, meskipun bukti video jelas menunjukkan Pretti yang tidak bersenjata dipukuli.
Noem melanjutkan: “Ini tampak seperti situasi di mana seseorang datang ke tempat kejadian untuk menimbulkan kerusakan maksimal dan membunuh petugas penegak hukum.”
Pada konferensi pers, Brian O’Hara, kepala polisi Minneapolis, mengatakan Pretti tinggal di Minneapolis, adalah warga negara Amerika dan satu-satunya interaksi sebelumnya yang diketahui dengan penegak hukum adalah untuk tilang lalu lintas. O’Hara juga mengatakan Pretti adalah pemilik senjata api yang sah dengan izin membawa senjata. Hukum Minnesota mengizinkan warga untuk mendapatkan izin membawa pistol di tempat umum. Hukum tersebut tidak mengharuskan penyembunyian senjata tersebut.
O’Hara juga mengatakan: “Tuntutan kami hari ini adalah agar lembaga-lembaga federal yang beroperasi di kota kami melakukannya dengan disiplin, kemanusiaan, dan integritas yang sama seperti yang dituntut oleh penegakan hukum yang efektif."
“Kami mendesak semua orang untuk tetap damai dan menyadari bahwa ada banyak kemarahan dan pertanyaan seputar apa yang telah terjadi," ujarnya, seperti dikutip The Guardian, Minggu (25/1/2026).
(mas)
Lihat Juga :