Ukraina, Rusia, dan AS akan Gelar Pembicaraan Trilateral Pertama Guna Akhiri Perang
Jum'at, 23 Januari 2026 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Josh Gruenbaum, penasihat senior Gedung Putih, bergabung dalam pembicaraan dengan Putin untuk pertama kalinya, setelah sebelumnya berpartisipasi dalam konsultasi tingkat rendah Rusia-AS di Miami, Florida, lapor TASS.
Putin menerima delegasi AS di Istana Senat Kremlin. Ushakov menggambarkan pembicaraan tersebut sebagai "sangat substantif dan konstruktif", menambahkan, "Saya akan menggambarkannya sebagai sangat jujur dan berdasarkan kepercayaan."
Hal ini terjadi di tengah diskusi tentang bagaimana Ukraina akan dibangun kembali setelah perang, bersamaan dengan upaya diplomatik untuk mengakhiri pertempuran, dengan miliaran dolar aset negara Rusia dibekukan di Eropa sejak invasi skala penuh Moskow pada tahun 2022.
Berbicara kepada wartawan dalam obrolan media WhatsApp pada hari Jumat, Zelensky menolak proposal Rusia untuk menggunakan dana yang dibekukan untuk rekonstruksi di wilayah Rusia, termasuk wilayah Kursk, menyebut ide itu "omong kosong".
Ia mengatakan Ukraina akan "berjuang" untuk memastikan semua aset Rusia yang dibekukan dialihkan untuk membangun kembali Ukraina, menambahkan Kyiv akan berupaya mengamankan akses ke seluruh jumlah dana tersebut.
Putin menerima delegasi AS di Istana Senat Kremlin. Ushakov menggambarkan pembicaraan tersebut sebagai "sangat substantif dan konstruktif", menambahkan, "Saya akan menggambarkannya sebagai sangat jujur dan berdasarkan kepercayaan."
Zelensky Tolak Proposal Rusia tentang Aset yang Dibekukan
Hal ini terjadi di tengah diskusi tentang bagaimana Ukraina akan dibangun kembali setelah perang, bersamaan dengan upaya diplomatik untuk mengakhiri pertempuran, dengan miliaran dolar aset negara Rusia dibekukan di Eropa sejak invasi skala penuh Moskow pada tahun 2022.
Berbicara kepada wartawan dalam obrolan media WhatsApp pada hari Jumat, Zelensky menolak proposal Rusia untuk menggunakan dana yang dibekukan untuk rekonstruksi di wilayah Rusia, termasuk wilayah Kursk, menyebut ide itu "omong kosong".
Ia mengatakan Ukraina akan "berjuang" untuk memastikan semua aset Rusia yang dibekukan dialihkan untuk membangun kembali Ukraina, menambahkan Kyiv akan berupaya mengamankan akses ke seluruh jumlah dana tersebut.
Lihat Juga :