PM Inggris Peringatkan Trump: Langkah Melawan Sekutu NATO Itu Salah!

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:05 WIB
loading...
PM Inggris Peringatkan...
PM Inggris Keir Starmer (kanan) memperingatkan Presiden AS Donald Trump bahwa pengenaan tarif pada sekutu-sekutu NATO Eropa merupakan langkah salah. Foto/PA via The Independent
A A A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer secara terbuka mengkritik keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenakan tarif pada Inggris dan anggota NATO Eropa lainnya karena menentang upaya pencaplokan Greenland oleh Amerika.

Pengenaan tarif tersebut, yang diumumkan Trump pada hari Sabtu, menargetkan Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia, yang semuanya baru-baru ini mengirim kontingen militer kecil ke Greenland—pulau terbesar di dunia yang berstatus wilayah otonom Kerajaan Denmark.

PM Starmer kemudian memperingatkan Trump bahwa langkahnya melawan sekutu-sekutu NATO Eropa dalam mengejar ambisinya untuk memiliki Greenland sebagai hal yang salah.

Baca Juga: Rusia Sebut Ancaman AS Caplok Greenland Luar Biasa, Akui Terus Pantau Situasi

“Menerapkan tarif pada sekutu untuk mengejar keamanan kolektif sekutu NATO sepenuhnya salah,” tulis Starmer dalam sebuah unggahan di X, Minggu (18/1/2026). "London menjelaskan bahwa Keamanan Arktik penting bagi seluruh NATO."

Starmer menegaskan kembali posisi Inggris bahwa Greenland adalah bagian dari Kerajaan Denmark dan bahwa masa depannya sepenuhnya merupakan urusan rakyatnya dan pemerintah Denmark.

Dia berjanji bahwa pemerintah Inggris akan menindaklanjuti masalah ini secara langsung dengan pemerintahan AS.

Pernyataan PM Inggris ini menambah kritik dari para pemimpin negara NATO Eropa lainnya yang terkena dampak. Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya menyebut ancaman tarif tersebut "tidak dapat diterima."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Berita Terkini
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved