Rusia Sebut Ancaman AS Caplok Greenland Luar Biasa, Akui Terus Pantau Situasi
Minggu, 18 Januari 2026 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
“Saya rasa kehadiran pasukan di Eropa tidak memengaruhi proses pengambilan keputusan presiden, dan sama sekali tidak memengaruhi tujuannya untuk mengakuisisi Greenland,” kata juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt dalam sebuah pengarahan.
Senator New Hampshire Jeanne Shaheen, seorang politisi Partai Demokrat di Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, mengatakan retorika pengambilalihan Greenland melemahkan NATO dan menguntungkan musuh utamanya, Rusia dan China.
“Saya tahu ada kekhawatiran yang nyata dan mendalam di Denmark dan di Greenland. Kekhawatiran ini dapat dimengerti ketika kepercayaan terguncang. Tetapi saya percaya akal sehat akan menang,” katanya.
“Dan saya percaya itu karena lembaga-lembaga sudah bertindak. Di kedua sisi parlemen di Kongres, ada dukungan yang luar biasa untuk NATO dan untuk hubungan AS-Denmark.”
Trump pertama kali mengemukakan ide untuk mengakuisisi Greenland pada tahun 2019 selama masa jabatan pertamanya, tetapi menghadapi penentangan di Washington, termasuk dari dalam partainya sendiri.
Senator New Hampshire Jeanne Shaheen, seorang politisi Partai Demokrat di Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, mengatakan retorika pengambilalihan Greenland melemahkan NATO dan menguntungkan musuh utamanya, Rusia dan China.
“Saya tahu ada kekhawatiran yang nyata dan mendalam di Denmark dan di Greenland. Kekhawatiran ini dapat dimengerti ketika kepercayaan terguncang. Tetapi saya percaya akal sehat akan menang,” katanya.
“Dan saya percaya itu karena lembaga-lembaga sudah bertindak. Di kedua sisi parlemen di Kongres, ada dukungan yang luar biasa untuk NATO dan untuk hubungan AS-Denmark.”
Trump pertama kali mengemukakan ide untuk mengakuisisi Greenland pada tahun 2019 selama masa jabatan pertamanya, tetapi menghadapi penentangan di Washington, termasuk dari dalam partainya sendiri.
(mas)
Lihat Juga :