Khamenei Tuding Trump Adalah Pelaku Utama Pembunuhan Ribuan Orang di Iran

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:54 WIB
loading...
A A A
“Selama pemberontakan baru-baru ini, Amerika Serikat menggambarkan mereka yang turun ke jalan untuk membakar, menghancurkan properti, menyebabkan kerusakan, menghasut kerusuhan, dan melakukan tindakan penghancuran sebagai rakyat Iran,” katanya, menambahkan bahwa ini adalah “fitnah berat terhadap bangsa Iran, dan tindakan tersebut merupakan kejahatan.”

Menurut Pemimpin Tertinggi, alasan yang diuraikannya telah didokumentasikan dengan baik. Oleh karena itu, baik AS maupun rezim Israel bersalah.

Ayatollah Khamenei menambahkan bahwa beberapa agen di balik pemberontakan tersebut terdiri dari individu-individu yang diidentifikasi, dilatih, dan sebagian besar direkrut oleh badan-badan Amerika dan Israel.

“Mereka telah diinstruksikan tentang cara menyebarkan ketakutan, melakukan penghancuran, dan menyabotase ketertiban umum, dan mereka juga diberi dukungan finansial yang besar. Individu-individu ini telah menampilkan diri sebagai pemimpin.”

Ia menambahkan bahwa aparat penegak hukum Iran telah menjalankan peran mereka secara efektif, dan sejumlah besar elemen tersebut telah ditahan.

“Kita tidak akan membawa negara ini menuju perang, tetapi kita juga tidak akan membiarkan penjahat domestik dan internasional lolos dari hukuman,” tegasnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved