Trump Batalkan Pertemuan AS-Iran, Dorong Para Pengunjuk Rasa Mengambil Alih Institusi
Rabu, 14 Januari 2026 - 06:27 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, para pejabat Iran berulang kali menuduh AS memicu kerusuhan.
Baru-baru ini, komandan militer tertinggi Iran, Abdolrahim Mousavi, mengatakan AS dan Israel telah mengerahkan anggota kelompok bersenjata ISIL (ISIS) di dalam negeri untuk melakukan serangan, tanpa memberikan bukti.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya mengklaim selama wawancara eksklusif dengan Al Jazeera bahwa otoritas Iran memiliki rekaman suara dari luar negeri yang memberi perintah kepada "agen teroris" untuk menembak polisi dan demonstran.
Dalam unggahan di X pada hari Selasa, kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) Ali Larijani mengatakan Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu adalah "pembunuh utama rakyat Iran".
Sementara itu, Prancis dan Qatar, sekutu utama AS di luar NATO, termasuk di antara negara-negara yang berupaya meredakan ketegangan yang meningkat.
Pada hari Selasa, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani berbicara melalui telepon dengan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani.
Sheikh Mohammed menegaskan kembali dukungan Qatar untuk semua upaya yang bertujuan de-eskalasi dan solusi damai, kata kementerian tersebut dalam pernyataan.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berbicara dengan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot pada hari Selasa, menurut kantor berita Tasnim Iran.
Baca juga: Eks PM Qatar Desak 4 Negara Segera Bentuk Blok Pertahanan Strategis, Apa Alasannya?
Baru-baru ini, komandan militer tertinggi Iran, Abdolrahim Mousavi, mengatakan AS dan Israel telah mengerahkan anggota kelompok bersenjata ISIL (ISIS) di dalam negeri untuk melakukan serangan, tanpa memberikan bukti.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya mengklaim selama wawancara eksklusif dengan Al Jazeera bahwa otoritas Iran memiliki rekaman suara dari luar negeri yang memberi perintah kepada "agen teroris" untuk menembak polisi dan demonstran.
Dalam unggahan di X pada hari Selasa, kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) Ali Larijani mengatakan Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu adalah "pembunuh utama rakyat Iran".
Sementara itu, Prancis dan Qatar, sekutu utama AS di luar NATO, termasuk di antara negara-negara yang berupaya meredakan ketegangan yang meningkat.
Pada hari Selasa, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani berbicara melalui telepon dengan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani.
Sheikh Mohammed menegaskan kembali dukungan Qatar untuk semua upaya yang bertujuan de-eskalasi dan solusi damai, kata kementerian tersebut dalam pernyataan.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berbicara dengan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot pada hari Selasa, menurut kantor berita Tasnim Iran.
Baca juga: Eks PM Qatar Desak 4 Negara Segera Bentuk Blok Pertahanan Strategis, Apa Alasannya?
(sya)
Lihat Juga :