Trump Batalkan Pertemuan AS-Iran, Dorong Para Pengunjuk Rasa Mengambil Alih Institusi

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:27 WIB
loading...
A A A
“Anda harus mencari tahu sendiri. Maaf,” katanya.

Dalam wawancara selanjutnya dengan CBS News, Trump kembali mengatakan jika pemerintah Iran mengeksekusi para demonstran, AS akan mengambil “tindakan yang sangat keras”.

Ia menambahkan ia belum menerima "angka akurat" tentang berapa banyak orang yang telah tewas.

Para analis telah memperingatkan serangan AS, yang kemungkinan akan melanggar hukum internasional, dapat memiliki konsekuensi yang tidak terduga di Iran, yang saat ini menghadapi gerakan protes terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

“Rakyat Iran terjebak di antara rezim yang represif dan agresi asing,” ujar Ali Vaez, direktur Proyek Iran di International Crisis Group, kepada Al Jazeera dalam wawancara TV.

“Jika presiden memutuskan melakukan pemenggalan politik di Iran, apa yang akan terjadi setelahnya? Tidak ada oposisi terorganisir dan layak di dalam Iran yang dapat segera mengambil alih. Jadi skenario yang lebih mungkin adalah elemen-elemen yang lebih represif di dalam Garda Revolusi akan mengambil alih,” katanya.

“Jika dia (Trump) menciptakan kekosongan total di puncak sistem Iran, maka negara itu mungkin akan jatuh ke dalam kekacauan dan perselisihan sipil yang penuh kekerasan seperti yang kita lihat di Libya, atau di Suriah, atau di Yaman, atau di Irak,” tambah Vaez.

Jumlah Korban Tewas Meningkat


Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di luar Iran mengatakan ratusan orang telah tewas selama protes, sementara media pemerintah mengatakan lebih dari 100 personel keamanan telah tewas.

Al Jazeera tidak dapat memverifikasi angka-angka tersebut secara independen. Pemadaman internet di Iran telah membatasi aliran informasi selama lima hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Berita Terkini
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved