Lakukan Kontak dengan Perempuan AS, Puluhan Pengunjung Bar Positif Corona

Rabu, 16 September 2020 - 16:51 WIB
loading...
Lakukan Kontak dengan...
Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
BERLIN - Pihak berwenang di Jerman selatan telah mencatat tiga kasus infeksi Covid-19 pada orang-orang yang kerap mengunjungi sebuah bar. Diketahui, bar tersebut juga dikunjungi oleh seorang wanita Amerika berusia 26 tahun yang dicurigai melanggar aturan karantina di resor Alpen di Garmisch-Partenkirchen.

Kasus-kasus terbaru menjadikan jumlah total infeksi baru-baru ini di kota itu menjadi 59, termasuk 25 staf di sebuah resor hotel tempat perempuan itu bekerja yang melayani personel militer Amerika Serikat (AS) .

Kepala distrik setempat, Anton Speer, mengatakan bahwa pihak berwenang masih menunggu hasil dari sekitar 300 tes yang dilakukan pada hari Senin dan terlalu dini untuk memberikan kepastian jika "semua aman." Tiga infeksi baru muncul dari 740 tes yang dilakukan selama akhir pekan.

Gubernur Bavaria, Markus Soeder, menyebut wabah di Garmisch-Partenkirchen sebagai contoh kasus kebodohan karena perempuan Amerika berusia 26 tahun itu ikut berpesta meskipun memiliki gejala Covid-19 dan menunggu hasil tes.

"Kecerobohan seperti itu pasti memiliki konsekuensi," kata Soeder dan menyatakan perempuan, yang belum disebutkan namanya, dapat mendapatkan denda yang berat.

Juru bicara jaksa penuntut di Munich, Andrea Mayer, mengatakan bahwa kantornya telah membuka penyelidikan awal terhadap wanita tersebut karena dicurigai menyebabkan cedera tubuh.

"Investigasi sedang berlangsung," katanya kepada The Associated Press.(Baca juga: Duterte Prioritaskan Vaksin Covid-19 dari Rusia atau China )

Wabah Covid-19 telah menyebabkan jam malam yang berlaku mulai pukul 10 malam untuk bar dan restoran serta aturan bahwa tidak lebih dari lima orang boleh berkumpul di depan umum. Edelweiss Lodge and Resort, yang disediakan untuk anggota militer Amerika, keluarga dan veteran mereka, juga telah ditutup sepenuhnya selama dua minggu.

Militer AS sendiri sedang melakukan penyelidikan atas insiden tersebut dan merekomendasikan setiap anggota militer atau orang lain yang melakukan kontak dengan karyawan Edelweiss untuk dites virus Corona , kata John Tomassi, juru bicara Angkatan Darat AS Eropa.

Resor Edelweiss memiliki kabin liburan dan 258 kamar serta suite, tetapi Tomassi mengatakan dia tidak memiliki rincian berapa banyak orang yang telah tinggal di sana selama dua minggu terakhir. Dia mengatakan pelacakan kontak adalah bagian dari penyelidikan.

Angkatan Darat AS mengatakan pelanggaran peraturan militer atau virus Corona Bavaria tidak sejalan dengan perilaku dan upaya mereka untuk menjaga komunitasnya aman.

"Kami saat ini mengumpulkan fakta yang terkait dengan insiden ini, seperti juga tuan rumah kami di Bavaria," kata Angkatan Darat AS. (Baca juga: UEA Umumkan Persetujuan Darurat Penggunaan Vaksin Covid-19 )

"Pegawai sipil AS tunduk pada peraturan Bavaria tentang pencegahan penyakit menular, seperti halnya warga negara Jerman," tegas Angkatan Darat AS.

Pusat kendali penyakit Jerman pada hari Selasa melaporkan 1.407 kasus baru di seluruh negeri itu pada hari terakhir.

Jerman telah dipuji secara luas atas penanganan pandemi tersebut. Negara ini telah mencatat lebih dari 9.360 kematian terkait virus Corona, atau seperempat dari Inggris.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Berita Terkini
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved