5 Alasan Iran Mau Bernegosiasi dengan AS, Salah Satunya Enggan Berperang

Senin, 12 Januari 2026 - 18:20 WIB
loading...
5 Alasan Iran Mau Bernegosiasi...
Iran mau bernegosiasi dengan AS karena tak mau berperang melawan Washington. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Strategi Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan menyerang Iran berhasil melunakkan posisi Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Iran kembali ke meja negosiasi untuk membahas berbagai banyak hal, salah satunya program nuklir.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan jalur komunikasi dengan Amerika Serikat tetap terbuka antara kedua negara, serta dengan perantara Swiss.

Baghaei menjawab, melalui terjemahan bahasa Inggris, pertanyaan tentang kontak dengan Presiden AS Donald Trump saat Teheran menghadapi protes kekerasan.

Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa Iran meminta untuk menegosiasikan program nuklirnya.

5 Alasan Iran Mau Bernegosiasi dengan AS, Salah Satunya Enggan Berperang

1. Tetap Mengutamakan Diplomasi

Baghaei mengatakan “pesan-pesan yang kontradiktif” telah dikirim yang menyebabkan ambiguitas dan Iran tetap berkomitmen pada diplomasi.

Pembicaraan harus “didasarkan pada penerimaan kepentingan dan kekhawatiran bersama, bukan negosiasi yang sepihak, unilateral, dan berdasarkan dikte,” tambahnya, dilansir Al Jazeera.

Baca Juga: Diancam Invasi seperti Venezuela, Iran Akhirnya Mau Bernegosiasi dengan AS

2. Tidak Mau Campur Tangan Asing

“Iran adalah negara dialog tetapi kami tidak akan menerima dikte, dan rakyat Iran tidak akan mengizinkan segala bentuk campur tangan asing.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Berita Terkini
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved