5 Alasan Iran Mau Bernegosiasi dengan AS, Salah Satunya Enggan Berperang

Senin, 12 Januari 2026 - 18:20 WIB
loading...
A A A
Baghaei menggambarkan situasi saat ini di negara itu sebagai “perang teroris melawan rakyat Iran” dan kelanjutan dari apa yang disebutnya agresi AS-Israel.

Ia mengatakan ada bukti kuat yang menunjukkan kehadiran unsur-unsur asing bersenjata yang menargetkan warga sipil, dan mencatat bahwa Iran akan menindaklanjuti masalah ini melalui lembaga-lembaga internasional.

3. Mewujudkan Kepentingan Bersama

Iran siap bernegosiasi dengan AS berdasarkan “saling menghormati dan kepentingan bersama,” kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada hari Senin.

“Seperti yang telah saya katakan berulang kali, kami juga siap untuk bernegosiasi — tetapi negosiasi yang adil dan bermartabat, dari posisi yang setara, dengan saling menghormati dan berdasarkan kepentingan bersama,” kata Araghchi kepada sekelompok diplomat asing dalam pertemuan yang disiarkan televisi di Teheran saat negara itu memasuki minggu ketiga protes kekerasan, dilansir CNN.

AS terlibat dalam negosiasi tidak langsung dengan Iran mengenai program nuklirnya tahun lalu, mengadakan beberapa putaran pembicaraan pada awal tahun 2025 sebelum Israel melancarkan serangan mendadak skala besar terhadap Iran. Washington kemudian bergabung dalam konflik tersebut, melakukan serangan sendiri terhadap situs-situs nuklir utama.

Teheran telah menolak tuntutan pemerintahan Trump agar mereka sepenuhnya mengakhiri pengayaan uranium dan menerima batasan pada program rudalnya.


4. Situasi di Iran Sudah Bisa Dikontrol

Araghchi mengatakan pada hari Senin bahwa situasi di Iran "terkendali" dengan "banyak pelaku teroris" yang ditangkap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved