Diancam Invasi seperti Venezuela, Iran Akhirnya Mau Bernegosiasi dengan AS

Senin, 12 Januari 2026 - 17:07 WIB
loading...
Diancam Invasi seperti...
Diancam invasi seperti Venezuela, Iran akhirnya mau bernegosiasi dengan AS. Foto/Iran International
A A A
TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan pada hari Senin bahwa saluran komunikasi antara Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dan utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, tetap terbuka. Itu setelah Trump mengatakan Teheran telah menghubungi tentang kemungkinan pembicaraan dan negosiasi.

“Saluran komunikasi antara Bapak Araghchi dan perwakilan khusus presiden AS terbuka, dan jika perlu, pesan dipertukarkan melalui saluran itu,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei, dilansir Iran International.

Ia menambahkan bahwa Iran tetap berkomitmen pada diplomasi. “Kami selalu berpegang pada prinsip diplomasi dan negosiasi, tentu saja negosiasi yang bersifat dua arah,” katanya.

Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Minggu bahwa Iran telah menghubungi Amerika Serikat dan mengusulkan untuk mengadakan pembicaraan tentang kesepakatan nuklir.

Trump mengatakan Iran menghubungi untuk pembicaraan tentang kesepakatan, ia mungkin akan bertemu dengan mereka

"Kita mungkin akan bertemu dengan mereka," katanya, tetapi mengatakan pertemuan itu mungkin akan terjadi setelah serangan AS terhadap Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Dulu Dipaksa Les Nyanyi,...
Dulu Dipaksa Les Nyanyi, Kini Arcelly Bersinar di Panggung Nasional
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Berita Terkini
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved