5 Alasan Iran Mau Bernegosiasi dengan AS, Salah Satunya Enggan Berperang
Senin, 12 Januari 2026 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengatakan kepada para diplomat asing dalam pertemuan yang disiarkan televisi bahwa "pengakuan akan segera dirilis" dan mengatakan ada "bukti substansial keterlibatan asing."
Protes telah melanda Iran selama dua minggu terakhir dengan demonstrasi yang meningkat menjadi bentrokan kekerasan antara demonstran dan pasukan keamanan sejak Kamis.
Iran telah memberlakukan pemadaman komunikasi total sejak protes meningkat dan masih sulit untuk memverifikasi klaim menteri tersebut secara independen.
Sementara itu, pemadaman internet di negara tersebut kini telah berlangsung lebih dari 48 jam, kata monitor Netblocks. “Saat Iran memulai hari baru, data menunjukkan pemadaman internet nasional telah melewati batas waktu 84 jam.”
Setidaknya 192 demonstran telah tewas, kata LSM Iran Human Rights (IHR) yang berbasis di Norwegia, menambahkan bahwa jumlah korban sebenarnya bisa jauh lebih tinggi.
“Laporan yang belum diverifikasi menunjukkan bahwa setidaknya beberapa ratus, dan menurut beberapa sumber, lebih dari 2.000 orang mungkin telah tewas,” kata IHR. Ditambahkan bahwa lebih dari 2.600 demonstran telah ditangkap oleh pihak berwenang Iran berdasarkan perkiraan tersebut.
Protes telah melanda Iran selama dua minggu terakhir dengan demonstrasi yang meningkat menjadi bentrokan kekerasan antara demonstran dan pasukan keamanan sejak Kamis.
Iran telah memberlakukan pemadaman komunikasi total sejak protes meningkat dan masih sulit untuk memverifikasi klaim menteri tersebut secara independen.
5. Tak Mau Berperang dengan AS
“Republik Islam Iran tidak mencari perang tetapi sepenuhnya siap untuk perang,” kata Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dalam konferensi para duta besar asing di Teheran yang disiarkan oleh televisi pemerintah.Sementara itu, pemadaman internet di negara tersebut kini telah berlangsung lebih dari 48 jam, kata monitor Netblocks. “Saat Iran memulai hari baru, data menunjukkan pemadaman internet nasional telah melewati batas waktu 84 jam.”
Setidaknya 192 demonstran telah tewas, kata LSM Iran Human Rights (IHR) yang berbasis di Norwegia, menambahkan bahwa jumlah korban sebenarnya bisa jauh lebih tinggi.
“Laporan yang belum diverifikasi menunjukkan bahwa setidaknya beberapa ratus, dan menurut beberapa sumber, lebih dari 2.000 orang mungkin telah tewas,” kata IHR. Ditambahkan bahwa lebih dari 2.600 demonstran telah ditangkap oleh pihak berwenang Iran berdasarkan perkiraan tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :