Serangan Ukraina Sebabkan 550.000 Orang Tanpa Listrik di Rusia Barat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:39 WIB
loading...
Serangan Ukraina Sebabkan...
Polisi berpatroli di Belgorod, Rusia. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Serangan Ukraina menyebabkan pemadaman listrik besar-besaran di wilayah Belgorod, Rusia barat. Belgorod, kota berpenduduk 330.000 jiwa, sering menjadi sasaran drone dan roket Ukraina sejak konflik bersenjata antara Moskow dan Kiev dimulai pada tahun 2022.

Gubernur regional, Vyacheslav Gladkov, mengatakan pada hari Jumat (9/1/2026) bahwa serangan rudal semalam telah menyebabkan "kerusakan serius" pada lokasi infrastruktur yang tidak disebutkan.

Ia menambahkan tidak ada korban jiwa dan petugas tanggap darurat berada di lokasi kejadian.

Gladkov kemudian mengatakan dalam pesan video di saluran Telegram-nya bahwa pada pukul 6 pagi waktu setempat, pemadaman listrik memengaruhi 556.000 orang di enam kotamadya.

Ia menambahkan sekitar 2.000 gedung apartemen kehilangan pemanas dan hampir 200.000 orang tanpa air bersih di rumah mereka.

Suhu di Belgorod pada Jumat pagi sekitar 2°C (36°F) dan diperkirakan akan turun hingga −5°C (23°F) selama akhir pekan.

Saluran berita Telegram melaporkan sirene serangan udara diaktifkan, diikuti tak lama kemudian oleh ledakan keras. Menurut laporan, satu pembangkit listrik mungkin telah terkena serangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
Heboh! 100 Lebih Politisi...
Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel
Rekomendasi
Sejarah Rashdul Kiblat:...
Sejarah Rashdul Kiblat: Metode Penentuan Arah Kiblat Warisan Abu Rahyan Al-Biruni
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
24 Penumpang KM Nurul...
24 Penumpang KM Nurul Salsa Belum Ditemukan, Basarnas Lanjutkan Pencarian
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved