AS Gulingkan Maduro di Venezuela, Mengapa Putin Masih Tutup Mulut?

Kamis, 08 Januari 2026 - 14:59 WIB
loading...
AS Gulingkan Maduro...
Presiden Rusia Vladimir Putin masih tutup mulut atas penggulingan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh AS. Foto/El Media
A A A
MOSKOW - Nicolas Maduro menghujani Vladimir Putin dengan pujian selama kunjungannya ke Moskow pada parade Hari Kemenangan pada Mei 2025. Pemimpin Venezuela itu menggambarkan Rusia sebagai "kekuatan kunci umat manusia" dan kedua kepala negara menandatangani perjanjian kerja sama.

Namun pada 3 Januari 2026, Rusia hanya berdiri dan menonton ketika pasukan khusus Delta Force Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) menculik Maduro dan istrinya; Cilia Flores dari tempat tidur mereka di Caracas dan membawa mereka ke New York untuk diadili.

Lihat Video: Terungkap Alasan AS Menyerang Venezuela dan Menangkap Presiden Maduro

Sejak tumbangnya Maduro, Putin tetap tutup mulut. Suara pemerintah Rusia datang dari Kementerian Luar Negeri-nya yan menyatakan keprihatinan, menyerukan pembebasan Maduro, dan mendesak negosiasi antara AS dan Venezuela.

Menurut laporan resmi, setelah panggilan telepon pada awal Desember, Maduro menerima ucapan selamat Tahun Baru dari Putin.

Maduro adalah salah satu dari sedikit kepala negara yang mendukung Rusia ketika muluncurkan invasi skala penuh terhadap Ukraina pada Februari 2022.

Pada Desember 2018, Rusia mengirim dua pesawat pengebom strategis Tu-160 ke Venezuela untuk latihan, yang oleh para pakar ditafsirkan sebagai tanda dukungan untuk Maduro. Kedua pesawat itu mendarat di bandara Caracas—bandara yang sama yang digunakan AS untuk menerbangkan Maduro dalam keadaan diborgol.

Sistem pertahanan udara Rusia tidak mampu melindunginya, seperti yang telah ditunjukkan oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved