AS Gulingkan Maduro di Venezuela, Mengapa Putin Masih Tutup Mulut?

Kamis, 08 Januari 2026 - 14:59 WIB
loading...
A A A

Mengapa Putin Bungkam atas Tindakan AS pada Maduro?


"Dukungan Rusia untuk Venezuela lebih bersifat simbolis daripada praktis," kata Neil Melvin, seorang pakar di Royal United Services Institute, kepada DW, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, Rusia tidak dalam posisi untuk menantang pengerahan pasukan AS di wilayah tetangga Washington.

Ilmuwan politik Jerman dan penulis buku tentang kebijakan luar negeri Rusia, Felix Riefer, juga mengatakan dia tidak terkejut dengan tanggapan Putin.

"Setelah kembalinya Trump ke Gedung Putih menyebabkan rekonsiliasi antara Moskow dan Washington, Rusia menanggapi isyarat Amerika terhadap Venezuela dengan relatif terkendali," katanya.

"Rusia telah meninggalkan Maduro," katanya lagi.

Kedua pakar tersebut mengatakan bahwa penjelasan utama untuk keheningan Putin adalah perang Rusia melawan Ukraina dan pergeseran AS dari mitra Kyiv menjadi mediator dalam pembicaraan.

Rusia, kata Melvin, ingin menghindari kritik keras terhadap Washington karena tidak ingin menyinggung perasaan. Menurutnya, retorika Moskow tentang peristiwa di Venezuela akan "jauh lebih keras" jika bukan karena perang melawan Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved