Iran Eksekusi Mati Seorang Pria Mata-mata Mossad

Kamis, 08 Januari 2026 - 13:01 WIB
loading...
A A A
Israel mengatakan serangan besar-besaran terhadap para pemimpin militer Iran, ilmuwan nuklir, situs pengayaan uranium, dan program rudal balistik pada Juni lalu diperlukan untuk mencegah Teheran untuk menghancurkan negara Yahudi.

Iran secara konsisten membantah berupaya memperoleh senjata nuklir. Namun, Iran telah memperkaya uranium hingga tingkat level senjata, menghalangi inspektur internasional untuk memeriksa fasilitas nuklirnya, dan memperluas kemampuan rudal balistiknya. Israel mengatakan Iran baru-baru ini telah mengambil langkah-langkah menuju persenjataan.

Dalam perang 12 hari pada Juni lalu, Iran membalas serangan Israel dengan meluncurkan lebih dari 500 rudal balistik dan sekitar 1.100 drone ke Israel. Serangan tersebut menewaskan 32 orang dan melukai lebih dari 3.000 orang di Israel, menurut pejabat kesehatan dan rumah sakit Zionis.

Para pejabat Iran juga menuduh Israel mengatur kampanye serangan rahasia di dalam Iran, termasuk pembunuhan ilmuwan nuklir dan sabotase siber terhadap fasilitas strategis.

Sebaliknya, para pejabat Israel mengatakan Iran telah terlibat dalam upaya ekstensif untuk merekrut mata-mata di Israel, menawarkan imbalan uang tunai. Peretas yang berafiliasi dengan Iran juga mengeklaim telah meretas telepon para pejabat Israel saat ini dan mantan pejabat Israel, termasuk mantan perdana menteri Naftali Bennett dan kepala staf Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Bukan Hanya Rupiah,...
Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun
Rekomendasi
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved