Iran Eksekusi Mati Seorang Pria Mata-mata Mossad

Kamis, 08 Januari 2026 - 13:01 WIB
loading...
Iran Eksekusi Mati Seorang...
Ali Ardestani, pria yang dieksekusi mati pihak berwenang Iran atas tuduhan menjadi mata-mata Mossad. Foto/X @NaeemAslam23
A A A
TEHERAN - Pihak berwenang Iran telah mengeksekusi seorang pria yang dihukum mati oleh pengadilan karena menjadi mata-mata untuk badan intelijen Israel, Mossad.

Eksekusi itu dilaporkan media pemerintah Iran, IRNA, pada hari Rabu. Eksekusi dilaksanakan di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel, di mna kedua negara saling melontarkan ancaman serangan dalam beberapa pekan terakhir.

Itu juga terjadi di tengah protes yang meluas di Iran atas memburuknya krisis ekonomi.

Baca Juga: Mossad kepada Demonstran Iran: Turunlah ke Jalan, Kami Bersama Kalian!

Menurut laporan IRNA, pria yang dieksekusi diidentifikasi sebagai Ali Ardestani. Pria tersebut, menurut laporan IRNA, mengaku bahwa dia menyampaikan informasi sensitif kepada petugas Mossad dengan imbalan finansial berupa mata uang kripto.

Laporan tersebut mengatakan bahwa Ardestani mengaku bersalah atas tuduhan spionase, dan dia berharap menerima hadiah satu juta dolar, serta visa Inggris.

Lebih lanjut, laporan itu menyebut Ardestani sebagai "pasukan operasi khusus Israel" dan mengeklaim bahwa dia memberikan gambar dan rekaman "tempat-tempat khusus" kepada agen Mossad.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved