Kim Jong-un Masih Hidup, Pukulan Telak untuk Pembelot Top Korut

Senin, 04 Mei 2020 - 15:58 WIB
loading...
Kim Jong-un Masih Hidup,...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan adik perempuannya Kim Yo-jong. Foto/REUTERS/Korea Summit Press Pool
A A A
SEOUL - Kim Jong-un, diktator muda Korea Utara (Korut), telah mengejutkan dunia dengan muncul dalam kondisi sehat di tengah rumor yang menyebutnya sakit keras bahkan meninggal dunia.

Kemunculannya di Pabrik Pupuk Fosfat Sunchon sekaligus menjadi pukulan telak untuk kredibilitas para pembelot top Korut di Korea Selatan yang ikut mengumbar rumor tak benar tersebut.

Salah satu pembelot top Korea Utara yang menanggung malu adalah Thae Yong Ho. Dia adalah bekas wakil duta besar Korea Utara untuk Inggris yang pernah mengelola dana rahasia untuk rezim Kim.

Thae melarikan diri ke Korea Selatan pada tahun 2016 dan merupakan salah satu dari sepasang pembelot yang terpilih sebagai anggota Parlemen di Korea Selatan dalam pemilu bulan lalu.

"Saya sadar bahwa salah satu alasan mengapa banyak dari Anda memilih saya sebagai anggota Parlemen adalah dengan harapan analisis dan proyeksi yang akurat tentang masalah Korea Utara," kata Thae dalam sebuah pernyataan.

"Saya merasakan kesalahan dan tanggung jawab yang berat," katanya lagi, seperti dikutip Reuters, Senin (4/5/2020). "Apa pun alasannya, saya meminta maaf kepada semua orang."

Seorang pembelot terkemuka lainnya yang terpilih sebagai anggpta Parlemen di Korea Selatan, Ji Seong-ho, mengatakan dalam sebuah wawancara media bahwa dia 99 persen yakin Kim Jong-un telah meninggal setelah operasi kardiovaskular dan sebuah pengumuman resmi akan datang secepatnya pada hari Sabtu.

Ji, yang diundang untuk menghadiri pidato kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada tahun 2018, tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar pada hari Senin.

Ji mengatakan kepada Reuters pada hari Jumat bahwa dia telah menerima informasi tentang kematian Kim Jong-un dari sumber yang tidak bisa dia ungkapkan. Dia menambahkan dia mencalonkan diri untuk jabatan anggota Parlemen guna menarik perhatian pada pelanggaran hak asasi manusia di Korea Utara.

Partai Demokrat yang berkuasa di Korea Selatan mengkritik pasangan pembelot itu karena kecerobohan yang bisa lebih serius daripada hanya memberi informasi yang salah kepada publik.

Salah satu anggota Partai Demokrat mengatakan mereka harus dikeluarkan dari Komite Intelijen dan Pertahanan Parlemen.

Daily NK, outlet berita Korea Selatan yang dijalankan oleh para pembelot Korea Utara, melaporkan pada bulan April bahwa Kim sedang pulih dari operasi kardiovaskular, yang kemudian memicu spekulasi internasional tentang kesehatannya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Prinsip Berkelanjutan,...
Prinsip Berkelanjutan, Jasa Marga Tingkatkan Pengelolaan Green Toll Road
MNC Bank Jambi Serahkan...
MNC Bank Jambi Serahkan Hadiah Motor Program Tabungan Dahsyat
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Berita Terkini
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved