Anwar Ibrahim Minta AS Bebaskan Maduro Tanpa Penundaan
Minggu, 04 Januari 2026 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 20 Persen Rakyat Venezuela Masih Dukung Maduro, AS Sulit Kelola Venezuela
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa AS harus membebaskan Maduro dan istrinya, menyebut penangkapan mereka sebagai "pelanggaran nyata terhadap hukum internasional".
"China menyatakan keprihatinan mendalam atas tindakan AS yang secara paksa menangkap Presiden Nicolás Maduro dan istrinya serta membawa mereka keluar negeri," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.
"Langkah AS tersebut jelas melanggar hukum internasional, norma-norma dasar dalam hubungan internasional, dan tujuan serta prinsip-prinsip Piagam PBB. Tiongkok menyerukan kepada AS untuk memastikan keselamatan pribadi Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, segera membebaskan mereka, menghentikan upaya penggulingan pemerintah Venezuela, dan menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi."
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa AS harus membebaskan Maduro dan istrinya, menyebut penangkapan mereka sebagai "pelanggaran nyata terhadap hukum internasional".
"China menyatakan keprihatinan mendalam atas tindakan AS yang secara paksa menangkap Presiden Nicolás Maduro dan istrinya serta membawa mereka keluar negeri," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.
"Langkah AS tersebut jelas melanggar hukum internasional, norma-norma dasar dalam hubungan internasional, dan tujuan serta prinsip-prinsip Piagam PBB. Tiongkok menyerukan kepada AS untuk memastikan keselamatan pribadi Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, segera membebaskan mereka, menghentikan upaya penggulingan pemerintah Venezuela, dan menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi."
(ahm)
Lihat Juga :