Aktivis London Ganti Plakat Kedubes UEA dengan Tulisan Uni Zionis Arab

Kamis, 01 Januari 2026 - 22:30 WIB
loading...
Aktivis London Ganti...
Plakat bertuliskan Kedutaan Besar Uni Arab Zionis yang ditempelkan para aktivis di atas papan nama kedutaan. Foto/Instagram/@Deenified
A A A
LONDON - Para demonstran di London menggelar protes di luar kedutaan Uni Emirat Arab (UEA), memasang tanda bertuliskan “Kedutaan Besar Uni Zionis Arab” dalam bahasa Inggris dan Ibrani di atas plakat kedutaan.

Secara daring, satu video yang menampilkan sekelompok aktivis bertopeng mendekati kedutaan sambil membawa boneka bayi yang dibungkus kain kafan, satu koper berisi plakat kedutaan pengganti, dan plakat bertuliskan “Mendukung Genosida di Sudan dan Gaza” dan “#Pengkhianat” telah menjadi viral.

Protes tersebut diorganisir oleh "Deenified", yang menggambarkan diri mereka sebagai “gerakan yang dibangun oleh kaum muda untuk kaum muda” yang diciptakan untuk “mengatasi masalah yang dihadapi kaum muda Muslim saat ini”.

Video yang mereka unggah di halaman Instagram mereka pada akhir pekan lalu, telah ditonton lebih dari 60.000 kali.

Demonstrasi tersebut bertujuan menekankan bagaimana Israel dan UEA "bekerja sama untuk mencapai kepentingan mereka, sambil membunuh ribuan nyawa warga sipil - baik Muslim maupun non-Muslim, serta menghancurkan dan mengusir mereka dari rumah mereka," ungkap Deenified kepada MEE dalam komentar tertulis.

Protes ini terjadi di tengah meningkatnya frustrasi terhadap UEA, dan negara-negara Arab lainnya, atas normalisasi hubungan mereka dengan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Berita Terkini
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved