Aktivis London Ganti Plakat Kedubes UEA dengan Tulisan Uni Zionis Arab

Kamis, 01 Januari 2026 - 22:30 WIB
loading...
A A A
UEA, Bahrain, dan Maroko menjalin hubungan resmi dengan Israel sebagai bagian dari Kesepakatan Abraham yang dimediasi AS pada akhir tahun 2020, dan Sudan bergabung segera setelahnya pada Januari 2021.

Hal ini menghasilkan pengakuan resmi terhadap Israel, hubungan diplomatik penuh, dan, yang terpenting, perjanjian perdagangan bilateral.

Negara-negara ini menghadapi kemarahan baru di tengah genosida yang terus berlanjut di Gaza, perang Israel di Lebanon, dan serangan terhadap Yaman, Iran, Suriah, dan Qatar.

Selama beberapa bulan terakhir, muncul seruan boikot baru terhadap Uni Emirat Arab (UEA) atas perannya dalam perang saudara Sudan, di mana UEA mendukung Pasukan Pendukung Cepat (RSF), kelompok paramiliter yang dituduh melakukan genosida.

Bulan ini, satu papan reklame raksasa terpampang di Oxford Street yang menampilkan seorang wanita muda di kolam renang tanpa batas dengan latar belakang cakrawala Dubai dan tulisan, “Selfie Anda tidak akan terlihat bagus setelah Anda mengetahui apa yang mereka lakukan di Sudan.”

MEE melaporkan pada Januari 2024 bahwa UEA memasok senjata kepada RSF melalui jaringan jalur pasokan dan aliansi yang kompleks yang membentang di Libya, Chad, Uganda, dan Somalia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved