Xi Jinping: Miliki Ikatan Darah, Penyatuan China dengan Taiwan Tak Dapat Dihentikan!

Kamis, 01 Januari 2026 - 12:36 WIB
loading...
Xi Jinping: Miliki Ikatan...
Presiden Xi Jinping, dalam pidato Malam Tahun Baru, menyatakan penyatuan China dengan Taiwan tak dapat dihentikan. Foto/YouTube/ShanghaiEye
A A A
BEIJING - Presiden China Xi Jinping, yang telah berulang kali menyatakan bahwa reunifikasi dengan Taiwan adalah tak terhindarkan, mengulangi gagasan tersebut dalam pidatonya kepada rakyatnya pada Malam Tahun Baru. Dia menggembar-gemborkan "ikatan darah dan kekerabatan" yang tak terputus.

Taiwan telah diperintah oleh pasukan nasionalis China dengan nama resmi Republik China (ROC) sejak mundurnya mereka setelah kekalahan dalam perang saudara melawan pasukan komunis pada tahun 1949.

Namun, Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatan China, di bawah kebijakan "Satu-China" yang dianut oleh sebagian besar komunitas internasional.

Baca Juga: Kepung Taiwan, China Memulai Latihan Tembak Langsung Hari Kedua

“Kita, warga China di kedua sisi Selat Taiwan, memiliki ikatan darah dan kekerabatan. Penyatuan kembali tanah air kita, sebuah tren zaman, tidak dapat dihentikan!” kata Xi pada Rabu malam, seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (1/1/2026).

Pemimpin rezim Komunis China itu juga menyatakan, "Beijing akan mendukung Hong Kong dan Makau dalam integrasi yang lebih baik ke dalam pembangunan keseluruhan negara kita dan menjaga kemakmuran dan stabilitas jangka panjang.”

Beijing telah berulang kali menekankan preferensi untuk penyatuan kembali secara damai, tetapi tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan jika “pasukan separatis” Taiwan dan pendukung Barat-nya menginginkan kemerdekaan formal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved