6 Konsekuensi Serangan 91 Drone ke Kediaman Putin, Salah Satunya Balas Dendam Tanpa Batas

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:30 WIB
loading...
6 Konsekuensi Serangan...
Serangan 91 drone ke kediaman Presiden Rusia Valdimir Putin akan memicu serangan balas dendam tanpa batas. Foto/RT
A A A
MOSKOW - Rusia mengancam akan membalas dendam terhadap Ukraina setelah menuduh bahwa hampir 100 drone telah menargetkan salah satu kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin.

Ancaman pada hari Senin itu disampaikan ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencoba menengahi perjanjian perdamaian untuk mengakhiri perang di Ukraina, yang akan memasuki tahun kelima pada bulan Februari.

6 Konsekuensi Serangan 91 Drone ke Kediaman Putin, Salah Satunya Balas Dendam Tanpa Batas

1. Serangan Balasan Sudah Disiapkan

Pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menuduh Ukraina telah melancarkan serangan terhadap kediaman Valdai, salah satu kediaman Putin di wilayah Novgorod di barat laut Rusia. Properti tersebut terletak 360 km (225 mil) di utara Moskow.

Lavrov mengatakan kepada wartawan bahwa Ukraina telah meluncurkan 91 drone ke arah kediaman tersebut. Ia menambahkan bahwa sistem pertahanan udara menembak jatuh drone-drone tersebut dan tidak ada yang terluka.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan 49 drone ditembak jatuh di wilayah Bryansk, satu ditembak jatuh di wilayah Smolensk, dan 41 ditembak jatuh di wilayah Novgorod saat dalam perjalanan.

“Tindakan gegabah seperti itu tidak akan dibiarkan begitu saja,” kata Lavrov. “Sasaran serangan balasan dan waktu pelaksanaannya oleh angkatan bersenjata Rusia telah ditentukan.”

Para pejabat Rusia menuduh Ukraina dan presidennya, Volodymyr Zelenskyy, melakukan serangan tersebut untuk menggagalkan prospek kesepakatan perdamaian.

Dalam sebuah pernyataan yang tampaknya merujuk pada Zelenskyy, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev menulis di X: “Bajingan Kiev yang busuk itu mencoba menggagalkan penyelesaian konflik. Dia menginginkan perang. Nah, setidaknya sekarang dia harus bersembunyi selama sisa hidupnya yang tidak berharga.”

Baca Juga: Serangan Drone di Kediaman Putin Bisa Picu Perang Nuklir, Ini Alasannya

2. Kesepakatan Perdamaian Otomatis Batal

Asisten kebijakan luar negeri Kremlin, Yury Ushakov, mengatakan serangan itu terjadi pada hari Minggu “praktis segera setelah” pembicaraan diadakan di Florida antara Trump dan Zelenskyy tentang mengakhiri perang Rusia di Ukraina.

Setelah pertemuan itu, Trump dan Zelenskyy menyatakan optimisme, mengatakan kesepakatan perdamaian antara Rusia dan Ukraina “sudah dekat”.

Putin belum memberikan komentar publik mengenai serangan tersebut. Tidak jelas di mana Putin berada pada saat serangan terjadi, tetapi ia mengadakan pertemuan di Kremlin pada hari Sabtu dan Senin.

3. Perang Ukraina Akan Terus Berlanjut Tanpa Batas

Zelenskyy dengan tegas membantah tuduhan Rusia bahwa Ukraina menyerang salah satu kediaman Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Timnas Qatar Hancur-hancuran...
Timnas Qatar Hancur-hancuran di Piala Dunia 2026, Netizen Indonesia Singgung Hukum Karma
Miss Indonesia 2025...
Miss Indonesia 2025 dan Liliana Tanoesoedibjo Bangun Listrik Tenaga Surya untuk Masyarakat NTT
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
Serangan Balas Dendam...
Serangan Balas Dendam AS Targetkan Pasukan Iran dan Afiliasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved