6 Konsekuensi Serangan 91 Drone ke Kediaman Putin, Salah Satunya Balas Dendam Tanpa Batas
Rabu, 31 Desember 2025 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Modi menambahkan bahwa keterlibatan diplomatik yang sedang berlangsung yang dipimpin oleh AS adalah “jalan yang paling layak” untuk mencapai perdamaian. “Kami mendesak semua pihak terkait untuk tetap fokus pada upaya-upaya ini dan menghindari tindakan apa pun yang dapat merusaknya.”
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga mengutuk dugaan serangan tersebut.
“Pakistan mengutuk dugaan penargetan kediaman Yang Mulia Vladimir Putin, Presiden Federasi Rusia. Tindakan keji tersebut merupakan ancaman serius terhadap perdamaian, keamanan, dan stabilitas, terutama pada saat upaya perdamaian sedang berlangsung,” tulis Sharif di X.
“Pakistan menyatakan solidaritasnya kepada Presiden Federasi Rusia, dan kepada pemerintah serta rakyat Rusia.”
Pada Mei 2023, Moskow menuduh Ukraina telah mengerahkan dua drone untuk menyerang kediaman Putin di benteng Kremlin, tetapi mengatakan pasukannya telah menonaktifkan drone tersebut. Kyiv membantah keterlibatannya.
Pada 25 Desember 2024, Rusia menuduh telah mencegat dan menghancurkan drone Ukraina yang juga menargetkan Kremlin. Kyiv kembali membantah bertanggung jawab.
Sebaliknya, Ukraina menuduh Rusia telah menyerang Kyiv dan gedung-gedung pemerintah lainnya di Ukraina.
Pada bulan September, militer Ukraina mengatakan serangan drone Rusia merusak gedung pemerintah di Kyiv yang merupakan tempat kabinet Ukraina berada. Kepulan asap terlihat keluar dari gedung tersebut. Rusia mengatakan hanya menargetkan infrastruktur militer Ukraina.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga mengutuk dugaan serangan tersebut.
“Pakistan mengutuk dugaan penargetan kediaman Yang Mulia Vladimir Putin, Presiden Federasi Rusia. Tindakan keji tersebut merupakan ancaman serius terhadap perdamaian, keamanan, dan stabilitas, terutama pada saat upaya perdamaian sedang berlangsung,” tulis Sharif di X.
“Pakistan menyatakan solidaritasnya kepada Presiden Federasi Rusia, dan kepada pemerintah serta rakyat Rusia.”
6. Kediaman Putin Berulang Kali Jadi Target Serangan
Rusia sebelumnya telah mengklaim adanya serangan Ukraina terhadap kediaman Putin, termasuk Kremlin, kediaman resmi Putin dan tempat kerja utamanya.Pada Mei 2023, Moskow menuduh Ukraina telah mengerahkan dua drone untuk menyerang kediaman Putin di benteng Kremlin, tetapi mengatakan pasukannya telah menonaktifkan drone tersebut. Kyiv membantah keterlibatannya.
Pada 25 Desember 2024, Rusia menuduh telah mencegat dan menghancurkan drone Ukraina yang juga menargetkan Kremlin. Kyiv kembali membantah bertanggung jawab.
Sebaliknya, Ukraina menuduh Rusia telah menyerang Kyiv dan gedung-gedung pemerintah lainnya di Ukraina.
Pada bulan September, militer Ukraina mengatakan serangan drone Rusia merusak gedung pemerintah di Kyiv yang merupakan tempat kabinet Ukraina berada. Kepulan asap terlihat keluar dari gedung tersebut. Rusia mengatakan hanya menargetkan infrastruktur militer Ukraina.
(ahm)
Lihat Juga :