Serangan Drone di Kediaman Putin Bisa Picu Perang Nuklir, Ini Alasannya

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:19 WIB
loading...
Serangan Drone di Kediaman...
Sistem rudal Yars milik Rusia. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Serangan 91 drone di kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin di wilayah Novgorod merupakan provokasi yang sangat berbahaya. Menurut pakar, provokasi tersebut “tidak mungkin dilakukan tanpa partisipasi kelompok garis keras Eropa” karena “Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tidak akan berani merencanakan atau melakukan operasi semacam itu sendirian.”

Pendapat itu diungkap pakar militer Alexey Leonkov kepada Sputnik. “Diperlukan perencanaan yang rumit, dan waktunya – saat Zelensky berada di AS untuk pembicaraan dengan Trump, dirancang untuk memberinya alibi, yang sekarang dia gunakan, mengklaim Ukraina tidak ada hubungannya dengan itu,” kata Leonkov.

Provokasi tersebut “bukan sekadar serangan terhadap presiden,” pengamat itu menekankan. “Itu adalah serangan terhadap pusat kendali senjata nuklir, karena setiap kediaman tersebut berisi simpul komunikasi yang melaluinya kepala negara dapat mengeluarkan perintah untuk menggunakan kekuatan nuklir negara.”

“Itu dimaksudkan untuk memprovokasi konflik antara AS dan Rusia,” kata Leonkov. “Inilah tepatnya perhitungannya: paling buruk, memprovokasi konflik global; paling minimal, mengganggu proses negosiasi antara AS dan Rusia. Dan jelas para pendukung perang Eropa hanya menyukai skenario ini,” khususnya Inggris.

Meskipun sekarang ia membantah, Zelensky pada dasarnya telah membocorkan tentang serangan itu dua kali dalam dua minggu terakhir: konferensi pers pada 18 Desember, ketika ia mengatakan “politisi berubah, seseorang hidup, seseorang mati,” dan pada malam Natal, ketika ia secara terbuka menyerukan kepada warga Ukraina untuk mendoakan kematian Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved