6 Konsekuensi Serangan 91 Drone ke Kediaman Putin, Salah Satunya Balas Dendam Tanpa Batas

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:30 WIB
loading...
A A A
“Rusia kembali berulah, menggunakan pernyataan berbahaya untuk merusak semua pencapaian upaya diplomatik bersama kita dengan tim Presiden Trump,” tulis Zelenskyy dalam sebuah unggahan di X pada hari Senin.

“Kisah ‘serangan terhadap kediaman’ yang dituduhkan ini adalah rekayasa sepenuhnya yang dimaksudkan untuk membenarkan serangan tambahan terhadap Ukraina, termasuk Kyiv, serta penolakan Rusia sendiri untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengakhiri perang.”

Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha juga mengecam klaim Moskow, mengatakan bahwa klaim tersebut dirancang untuk merusak negosiasi.

Dalam sebuah unggahan di X, Sybiha mengatakan klaim tersebut dimaksudkan “untuk menciptakan dalih dan pembenaran palsu bagi serangan Rusia lebih lanjut terhadap Ukraina, serta untuk melemahkan dan menghambat proses perdamaian”.

Bukti atas tuduhan Rusia tentang dugaan 'serangan terhadap kediaman Putin' oleh Ukraina tidak ada. Dan mereka tidak akan memilikinya. Karena tidak ada. Tidak ada serangan seperti itu yang terjadi.”

4. AS Tak Bisa Dipercaya Rusia

Trump tampaknya menerima versi kejadian dari Rusia pada hari Senin ketika dia mengatakan kepada wartawan: “Menyerang itu satu hal. Menyerang rumahnya itu hal lain. Ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan semua itu. Dan saya mengetahuinya dari Presiden Putin hari ini. Saya sangat marah tentang hal itu.”

Tetapi ketika wartawan bertanya kepada Trump apakah badan intelijen AS memiliki bukti tentang dugaan serangan itu, Trump berkata: “Kita akan mengetahuinya.”

Anggota Kongres Don Bacon, anggota Partai Republik Trump, mengkritik presiden karena menerima versi kejadian dari Rusia tanpa menilai fakta.

“Presiden Trump dan timnya harus mendapatkan fakta terlebih dahulu sebelum menyalahkan siapa pun.” “Putin adalah pembohong besar yang terkenal,” tulis Bacon dalam sebuah unggahan di X.

5. Dunia Kutuk Serangan Ukraina

Seperti Trump, para pemimpin lain tampaknya menerima tuduhan Rusia tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Senin, Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab menulis: “Uni Emirat Arab mengutuk keras upaya untuk menargetkan kediaman Yang Mulia Vladimir Putin, Presiden Federasi Rusia, dan mengecam serangan yang tercela ini serta ancaman yang ditimbulkannya terhadap keamanan dan stabilitas.”

Perdana Menteri India Narendra Modi menulis dalam sebuah unggahan di X pada hari Selasa: “Sangat prihatin dengan laporan tentang penargetan kediaman Presiden Federasi Rusia.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved