Ada yang Sukses, Banyak juga yang Gagal! Protes Gen Z Menyebar ke 22 Negara pada 2025
Minggu, 28 Desember 2025 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Di Nepal, mobilisasi belum mereda. Pemilihan legislatif dini dijadwalkan pada Maret 2026.
"Kami berada di fase kedua gerakan ini," kata demonstran Yujan Rajbhandari kepada AFP.
Fokus telah bergeser ke pendaftaran pemilih dan pemberantasan korupsi.
"Kami tidak akan berhenti," katanya.
Setelah menggulingkan pemerintahan, kaum muda Nepal mendorong gelombang baru pemilih dan kandidat
Di tempat lain, masa depan tetap tidak pasti.
"Gerakan ini dapat bertahan dan menghasilkan dampak yang langgeng, atau sebaliknya, memudar secara keseluruhan," kata Wieviorka. "Tidak ada aturan."
"Gerakan sosial bukanlah sesuatu yang abadi," kata Wieviorka.
Namun, satu ciri yang membedakan Generasi Z adalah kemampuannya untuk berorganisasi, memaksakan tema-temanya, dan mendapatkan konsesi tanpa langsung berupaya merebut kekuasaan.
"Mereka tidak memiliki platform politik yang sepenuhnya terbentuk," kata Wieviorka. "Tetapi mereka memiliki cakrawala yang jelas: yaitu perubahan yang mendalam."
"Kami berada di fase kedua gerakan ini," kata demonstran Yujan Rajbhandari kepada AFP.
Fokus telah bergeser ke pendaftaran pemilih dan pemberantasan korupsi.
"Kami tidak akan berhenti," katanya.
Setelah menggulingkan pemerintahan, kaum muda Nepal mendorong gelombang baru pemilih dan kandidat
Di tempat lain, masa depan tetap tidak pasti.
"Gerakan ini dapat bertahan dan menghasilkan dampak yang langgeng, atau sebaliknya, memudar secara keseluruhan," kata Wieviorka. "Tidak ada aturan."
6. Menciptakan Sejarah Baru
Sejarah baru-baru ini mendesak kehati-hatian. Dari Musim Semi Arab hingga "indignados" Spanyol, dari Occupy Wall Street hingga Nuit debout Prancis, berbagai gerakan telah muncul, kehilangan momentum, dan terkadang meninggalkan jejak yang abadi, terkadang tidak."Gerakan sosial bukanlah sesuatu yang abadi," kata Wieviorka.
Namun, satu ciri yang membedakan Generasi Z adalah kemampuannya untuk berorganisasi, memaksakan tema-temanya, dan mendapatkan konsesi tanpa langsung berupaya merebut kekuasaan.
"Mereka tidak memiliki platform politik yang sepenuhnya terbentuk," kata Wieviorka. "Tetapi mereka memiliki cakrawala yang jelas: yaitu perubahan yang mendalam."
(ahm)
Lihat Juga :