Poster PM Israel Netanyahu Jadi Buronan Tersebar di London

Minggu, 28 Desember 2025 - 14:44 WIB
loading...
Poster PM Israel Netanyahu...
Poster PM Israel Benjamin Netanyahu jadi buronan tersebar di London. Foto/X/@QudsNen
A A A
LONDON - Para aktivis menempelkan poster buronan atau "Dicari" Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di bus, jalanan, dan tempat-tempat penting di London sebagai bentuk protes yang menyoroti perannya dalam kejahatan perang dan genosida yang terkait dengan konflik Gaza.

Kampanye yang dilakukan oleh para aktivis pro-Palestina ini menampilkan gambar Netanyahu bersama teks yang merujuk pada surat perintah penangkapan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) yang dikeluarkan pada November 2024, yang menuduhnya melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di Gaza sejak Oktober 2023.

Selain di London, ratusan demonstran turun ke jalan-jalan Stockholm untuk memprotes serangan Israel yang terus berlanjut terhadap Gaza, meskipun ada perjanjian gencatan senjata pada 10 Oktober.

Aksi protes yang diorganisir oleh berbagai kelompok masyarakat sipil ini berlangsung di Lapangan Odenplan, di mana para peserta membawa spanduk bertuliskan “Anak-anak dibunuh di Gaza,” “Sekolah dan rumah sakit dibom,” dan “Akhiri kekurangan pangan.”

Banyak yang mengibarkan bendera Palestina dan menyerukan agar Swedia menghentikan penjualan senjata ke Israel.

Berbicara kepada Anadolu, aktivis Swedia Robin Nillson mengatakan bahwa protes akan berlanjut hingga perdamaian abadi tercapai.

Baca Juga: 9 Negara dengan PPh 0 Persen bagi Digital Nomad

Ia mengkritik kebijakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan menyoroti dampak kemanusiaan dari konflik yang sedang berlangsung.

“Meskipun terjadi krisis kemanusiaan yang parah dan kematian massal, kita belum melihat perubahan nyata,” kata Nillson.

Ia menambahkan bahwa Netanyahu hanya menyetujui gencatan senjata di bawah tekanan internasional.

“Klaim di beberapa media bahwa perang dapat berlanjut hingga akhir tahun 2026 sangat menakutkan,” katanya. “Jika situasinya tidak membaik, kami akan terus melakukan protes massal dan tindakan pembangkangan sipil tahun depan.”

Tentara Israel telah membunuh lebih dari 71.200 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 171.200 lainnya dalam serangan di Gaza sejak Oktober 2023.

Meskipun gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, kondisi kehidupan belum membaik secara signifikan, karena Israel gagal memenuhi komitmennya berdasarkan perjanjian tersebut, termasuk mengizinkan jumlah makanan, bantuan, perlengkapan medis, dan perumahan bergerak yang telah disepakati masuk ke Gaza.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved