Rusia akan Gunakan Lagi Material Rudal Canggih Burevestnik dan Poseidon untuk Tujuan Sipil

Sabtu, 27 Desember 2025 - 10:13 WIB
loading...
Rusia akan Gunakan Lagi...
Rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik. Foto/kemhan rusia
A A A
MOSKOW - Rusia akan menggunakan kembali material dan paduan canggih yang digunakan dalam rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik dan drone bawah air Poseidon untuk penggunaan sipil, termasuk di industri energi dan luar angkasa. Langkah itu diungkap Wakil Perdana Menteri Rusia Denis Manturov.

"Tentu saja, kami akan memanfaatkan paduan dan material berkekuatan tinggi canggih yang kami peroleh dari pengembangan senjata mutakhir ini," ungkap Manturov kepada stasiun televisi Rossiya 24.

Material tersebut dapat digunakan untuk membuat peralatan minyak dan gas serta dalam program luar angkasa.

Pada 26 Oktober, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan rudal Burevestnik telah lolos uji dan menyebutnya sebagai senjata unik.

Kepala Staf Umum Rusia Valery Gerasimov mengatakan rudal tersebut terbang sejauh 14.000 kilometer (8.700 mil) dalam uji penerbangan Oktober.

Pada 28 Oktober, Putin mengumumkan Rusia telah berhasil menguji kendaraan bawah air Poseidon. Kendaraan tanpa awak ini dapat dilengkapi dengan senjata konvensional dan nuklir, sehingga memungkinkan untuk menyerang berbagai macam target, mulai dari kelompok penyerang kapal induk hingga benteng pertahanan pantai.

Baca juga: 168 Dokter Diwisuda di Rumah Sakit Al-Shifa Gaza di Tengah Reruntuhan Perang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Palestina: Militer Israel...
Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza
Rekomendasi
Piche Kota Bersyukur...
Piche Kota Bersyukur Status Tersangka Gugur, Tetap Kooperatif di Sidang
Sering Mengantuk Habis...
Sering Mengantuk Habis Makan? Coba 3 Trik Sederhana Ini untuk Jinakkan Gula Darah
Perbaikan Jalan Imbas...
Perbaikan Jalan Imbas Proyek MRT, Halte Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Jumat Malam hingga Senin Pagi
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved