Perilaku Militer China Berisiko Picu Insiden Tak Disengaja dengan Jepang

Jum'at, 26 Desember 2025 - 10:12 WIB
loading...
Perilaku Militer China...
Analis menilai perilaku militer China dalam latihan udara berbasis kapal induk di dekat Prefektur Okinawa bisa picu insiden tak disengaja dengan Jepang. Foto/Military Watch Magazine
A A A
JAKARTA - Latihan udara berbasis kapal induk yang dilakukan militer China di perairan sekitar Prefektur Okinawa hampir memicu krisis keamanan serius dengan Jepang. Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan bilateral, menyusul serangkaian manuver militer China yang dinilai tidak terkoordinasi dan berisiko tinggi terhadap stabilitas kawasan Asia Timur.

Pendiri Parley Policy Initiative, Michael MacArthur Bosack, menilai China kemungkinan tidak berniat memicu krisis saat memulai latihan tersebut, namun perilaku pasukannya justru membawa kedua negara ke ambang konfrontasi.

“China kemungkinan tidak bermaksud memicu krisis ketika memulai latihan berbasis kapal induk di perairan lepas Okinawa, tetapi hampir saja krisis terjadi akibat perilaku sembrono pasukannya,” tulis Bosack, sebagaimana dikutip dari The Japan Times, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga: Jet Tempur J-15 China Bidik F-15 Jepang, PM Takaichi Janji Merespons Tegas

Dia menegaskan bahwa eskalasi ini terjadi pada saat pemerintah China sebelumnya telah secara sepihak meningkatkan ketegangan, diperparah oleh minimnya koordinasi yang bertanggung jawab serta tindakan tidak profesional personel militernya.

Insiden Radar Kendali


Ketegangan antara Beijing dan Tokyo meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dipicu oleh pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Parlemen terkait potensi dampak blokade maritim terhadap Taiwan bagi keamanan Jepang. Pernyataan tersebut memicu reaksi keras China. Menurut Bosack, Beijing merespons dengan pola eskalasi bertahap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Berita Terkini
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved