Bagaimana Perseteruan Anwar Vs Mahathir Jadi Representasi Pertarungan Pengaruh AS dan China di Malaysia?

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:08 WIB
loading...
A A A
“Dengan kesepakatan AS ini, Malaysia sekarang harus bekerja ekstra keras untuk memastikan tidak terjerat dalam pembatasan negara lain,” kata Noor, dilansir The Guardian. Dia menambahkan bahwa negara itu juga harus “berhati-hati agar tidak terjerat dalam penyelarasan strategis jangka panjang yang bertentangan dengan kepentingannya sendiri.”

Pusat Pemberantasan Korupsi dan Kronisme Malaysia (C4 Center) mengeluarkan pernyataan yang menyatakan kekhawatiran bahwa perjanjian bilateral tersebut juga berisiko mengabaikan undang-undang pengadaan dan menempatkan investasi di luar pengawasan.

“Ini melepaskan hak kita untuk memutuskan berbagai hal,” kata Pushpan Murugiah, kepala eksekutif C4 Center.

“Ada klausul tertentu yang mewajibkan bahwa jika kita mengambil tindakan yang akan memengaruhi kepentingan AS, kita pada dasarnya harus meminta izin terlebih dahulu.”

Kementerian Investasi, Perdagangan, dan Industri dengan cepat membuat situs mikro dan merilis FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan) setebal 15 halaman untuk mengatasi kekhawatiran tersebut. Penasihat hukum utama pemerintah juga mengatakan Malaysia dapat mengakhiri perjanjian tersebut secara sepihak kapan saja.

6. Mahathir Jadi Tangan Kanan China

Mohamad percaya bahwa Amerika Serikat "memprovokasi" China menuju konflik yang dahsyat. Dalam sebuah wawancara dengan majalah Time, Tun Dr Mahathir sangat mengkritik upaya Amerika untuk membendung kekuatan super yang sedang bangkit, yaitu China.

“Mereka adalah orang-orang yang sangat pekerja keras, sangat terampil, Anda tidak dapat menghentikan mereka untuk berkembang.

“China akan melakukan segala cara untuk mempertahankan pasar dan melakukan persis seperti yang dilakukan orang Eropa sebelumnya,” katanya.

Mahathir bahkan menyebut manuver "kebebasan navigasi" AS di Laut China Selatan sebagai "destabilisasi" dan menyerukan agar mereka mundur.

“Misalnya China mengirim kapal perang ke Karibia dan melakukan (latihan) di sana, apa yang akan dilakukan Amerika?

“Ini bukan Amerika, ini Laut China Selatan, ini Asia. AS adalah kekuatan dunia, tetapi Anda harus menggunakan kekuatan itu dengan bijaksana, bukan untuk memprovokasi konflik antar negara,” katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved