Bagaimana Perseteruan Anwar Vs Mahathir Jadi Representasi Pertarungan Pengaruh AS dan China di Malaysia?

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:08 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, Menteri Investasi, Perdagangan dan Industri Datuk Seri Tengku Zafrul Tengku Abdul Aziz membantah klaim bahwa ART akan menghilangkan prioritas Bumiputera dalam kebijakan pemerintah dan BUMN.

Ia juga menantang Mahathir untuk menunjukkan klausul spesifik dalam perjanjian yang diduga memberikan hak istimewa kepada perusahaan AS yang setara dengan Bumiputera di Malaysia.

Menurut Tengku Zafrul, interpretasi bahwa Pasal 6.2 perjanjian tersebut mengharuskan perusahaan yang terkait dengan pemerintah untuk mengambil keputusan semata-mata berdasarkan ‘pertimbangan komersial’ dengan mengorbankan kebijakan Bumiputera adalah tidak akurat.

3. Berbeda Melihat Realitas Geopolitik

Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Tengku Zafrul Aziz menyebut kesepakatan perdagangan itu sebagai “hasil terbaik yang mungkin bagi Malaysia.”

“Ini adalah realitas geopolitik yang kita hadapi sebagai negara yang bebas berdagang dan berinteraksi dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia, yang juga merupakan mitra dagang terbesar kita,” kata Aziz.

Ditandatangani selama kunjungan Donald Trump ke Kuala Lumpur pekan lalu, kesepakatan itu akan membuat Malaysia setuju untuk menghapus atau mengurangi tarif pada beberapa barang AS, sementara Amerika Serikat berjanji untuk mempertahankan tarif pada produk Malaysia sebesar 19%, kecuali untuk daftar barang yang akan menerima tarif timbal balik nol persen.

Pemerintah memuji perjanjian tersebut sebagai kemenangan untuk menarik investasi yang lebih tinggi.

Perjanjian tersebut mencakup perluasan perdagangan dengan AS.

4. Malaysia Harus Selalu Membela Kepentingan AS

Namun, wacana publik berpusat pada sebuah pasal dalam perjanjian yang diterbitkan oleh Gedung Putih, yang menyatakan bahwa Malaysia diharuskan untuk berpihak pada AS dalam hal pembatasan ekonomi atau sanksi terhadap negara ketiga.

Politisi oposisi Azmin Ali mengklaim bahwa klausul tersebut berarti bahwa jika “Washington memutuskan untuk memblokir impor dari China atau Rusia, Malaysia harus melakukan hal yang sama, bahkan jika itu merugikan ekonomi kita.”

Azmin, mantan menteri perdagangan dan industri internasional, mengatakan bahwa hal itu akan memaksa Malaysia untuk memihak dalam konflik orang lain dan menghancurkan “netralitas yang telah lama menjadi kekuatan kita.”

Para politisi dari berbagai spektrum politik, termasuk beberapa anggota parlemen dalam koalisi pemerintahan Anwar Ibrahim, serta analis dan kelompok masyarakat sipil juga telah menyatakan keprihatinan mereka.

5. Malaysia Juga Harus Fokus pada Masa Depan

Elina Noor, Senior Fellow di Program Asia dari Carnegie Endowment for International Peace, mengatakan kepada Guardian, bahwa ia setuju dengan Mahathir bahwa perjanjian itu sangat berat sebelah, tetapi tidak setuju bahwa perjanjian itu melanggar ketentuan konstitusional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved