Ingin Cari Keadilan, Aljazair Ingin Mengkriminalisasi Penjajahan Prancis selama 130 Tahun

Senin, 22 Desember 2025 - 16:30 WIB
loading...
A A A
Sekitar 1,5 juta warga Aljazair tewas dalam perang tersebut, dengan pasukan Prancis dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan perang berat, termasuk penyiksaan sistematis, eksekusi tanpa pengadilan, dan penghilangan paksa. Pasukan kolonial Prancis juga menghancurkan ribuan desa, memaksa sekitar dua juta warga Aljazair mengungsi.

Pada tahun 2018, Prancis mengakui bertanggung jawab atas penyiksaan sistematis selama perang tersebut.

5. Diplomasi yang Turun Naik

Aljazair dan Prancis mempertahankan hubungan yang langgeng, terutama melalui imigrasi, tetapi debat parlemen terjadi di tengah gesekan dalam hubungan tersebut.

Ketegangan telah tinggi selama berbulan-bulan sejak Paris mengakui rencana otonomi Maroko untuk menyelesaikan konflik Sahara Barat pada Juli 2024. Sahara Barat telah menyaksikan pemberontakan bersenjata sejak dianeksasi oleh Maroko setelah kekuatan kolonial, Spanyol, meninggalkan wilayah tersebut pada tahun 1975.

Aljazair mendukung hak rakyat Sahrawi untuk menentukan nasib sendiri di Sahara Barat dan mendukung Front Polisario, yang menolak proposal otonomi Maroko.

Pada bulan April, ketegangan meningkat menjadi krisis setelah seorang diplomat Aljazair ditangkap bersama dua warga negara Aljazair di Paris. Krisis diplomatik itu terjadi hampir seminggu setelah Macron dan Tebboune menyatakan komitmen mereka untuk menghidupkan kembali dialog.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Jejak Penampilan Terbaik...
Jejak Penampilan Terbaik Tim Afrika dalam Sejarah Piala Dunia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved