Lautan Manusia Iringi Pemakaman Hadi, Aktivis Bangladesh yang Ditembak Kepalanya
Minggu, 21 Desember 2025 - 10:42 WIB
loading...
A
A
A
Iqbal Hossain Saikot (34), seorang pegawai pemerintah yang melakukan perjalanan ke ibu kota untuk menghadiri pemakaman, mengatakan kepada AFP bahwa dia percaya Hadi dibunuh karena penentangannya yang teguh terhadap India.
“Jutaan rakyat Bangladesh yang mencintai tanah air dan wilayah kedaulatannya akan meneruskan warisan Hadi," kata Saikot.
Kematian Hadi telah memicu kerusuhan, dengan para pengunjuk rasa di seluruh negara Asia Selatan itu menuntut penangkapan para pelaku.
Polisi Bangladesh mengatakan mereka telah melancarkan perburuan terhadap para pembunuhnya tetapi belum melaporkan kemajuan apa pun.
Saat berita kematian Hadi menyebar pada hari Kamis, orang-orang membakar beberapa bangunan di Dhaka, termasuk kantor surat kabar terkemuka; Prothom Alo dan Daily Star, yang dituduh oleh para kritikus memihak India.
Gedung lembaga budaya dan kediaman mantan menteri juga diserang oleh massa yang mengamuk.
Dipicu sebagian oleh meningkatnya sentimen anti-India di negara mayoritas Muslim ini, kekerasan minggu ini juga menyebabkan seorang pekerja garmen Hindu tewas diamuk massa atas tuduhan penistaan agama.
Yunus mengatakan tujuh tersangka telah ditangkap sehubungan dengan pembunuhan pekerja tersebut, Dipu Chandra Das, di distrik Mymensingh tengah pada hari Kamis.
Kelompok hak asasi manusia, Amnesty International, kemarin menyatakan keprihatinan atas pembunuhan Das, sambil mendesak pemerintah sementara Bangladesh untuk melakukan penyelidikan cepat, menyeluruh, independen, dan tidak memihak atas pembunuhan Hadi dan kekerasan yang terjadi setelahnya.
“Jutaan rakyat Bangladesh yang mencintai tanah air dan wilayah kedaulatannya akan meneruskan warisan Hadi," kata Saikot.
Kematian Hadi telah memicu kerusuhan, dengan para pengunjuk rasa di seluruh negara Asia Selatan itu menuntut penangkapan para pelaku.
Polisi Bangladesh mengatakan mereka telah melancarkan perburuan terhadap para pembunuhnya tetapi belum melaporkan kemajuan apa pun.
Saat berita kematian Hadi menyebar pada hari Kamis, orang-orang membakar beberapa bangunan di Dhaka, termasuk kantor surat kabar terkemuka; Prothom Alo dan Daily Star, yang dituduh oleh para kritikus memihak India.
Gedung lembaga budaya dan kediaman mantan menteri juga diserang oleh massa yang mengamuk.
Dipicu sebagian oleh meningkatnya sentimen anti-India di negara mayoritas Muslim ini, kekerasan minggu ini juga menyebabkan seorang pekerja garmen Hindu tewas diamuk massa atas tuduhan penistaan agama.
Yunus mengatakan tujuh tersangka telah ditangkap sehubungan dengan pembunuhan pekerja tersebut, Dipu Chandra Das, di distrik Mymensingh tengah pada hari Kamis.
Kelompok hak asasi manusia, Amnesty International, kemarin menyatakan keprihatinan atas pembunuhan Das, sambil mendesak pemerintah sementara Bangladesh untuk melakukan penyelidikan cepat, menyeluruh, independen, dan tidak memihak atas pembunuhan Hadi dan kekerasan yang terjadi setelahnya.
Lihat Juga :