Lautan Manusia Iringi Pemakaman Hadi, Aktivis Bangladesh yang Ditembak Kepalanya

Minggu, 21 Desember 2025 - 10:42 WIB
loading...
A A A
Partai-partai politik dari berbagai spektrum mengutuk kekerasan dan menyatakan keprihatinan atas ketertiban umum dan keamanan menjelang pemilu—pemilu pertama Bangladesh sejak pemerintahan otokratis Hasina digulingkan.

Partai Nasionalis Bangladesh menuduh "kelompok yang telah lama diidentifikasi"—kemungkinan merujuk pada partai Liga Awami pimpinan Hasina—"berusaha mendorong negara menuju anarki".

Liga Awami telah dilarang untuk mengikuti Pemilu Februari mendatang.

Nahid Islam, koordinator Partai Warga Negara Nasional yang sebagian besar dibentuk oleh mahasiswa yang ikut serta dalam pemberontakan 2024, mengecam pemerintah karena gagal mengendalikan elemen-elemen yang nakal.

"Ada elemen-elemen di dalam pemerintahan yang menentang pemberontakan massa, dan mereka secara aktif beraksi," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Minggu (21/12/2025).

Hubungan antara Bangladesh dan India telah memburuk sejak pemberontakan tersebut, di mana Dhaka menuntut New Delhi untuk mengekstradisi Hasina, yang telah dijatuhi hukuman mati secara in absentia setelah didakwa dengan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Hasina (78) mengecam persidangan dan vonisnya, menyebutnya sebagai "pelanggaran keadilan" dan berjanji untuk terus melayani rakyatnya.

Pada protes hari Jumat, seorang mahasiswa berusia 20 tahun mengatakan kepada AFP bahwa dia percaya para pembunuh Hadi juga bersembunyi di India.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran
Rekomendasi
Sempat Dilarang di Qatar...
Sempat Dilarang di Qatar 2022, Kenapa FIFA Izinkan Bendera LGBT Masuk Stadion Piala Dunia 2026?
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Denny Sumargo Klarifikasi...
Denny Sumargo Klarifikasi Rumor Selingkuh, Tegaskan Momen di CCTV Hanya Syuting
Berita Terkini
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved