Mahasiswa Universitas Islam Gaza Mulai Ikut Perkuliahan Tatap Muka

Sabtu, 20 Desember 2025 - 21:50 WIB
loading...
A A A
“Saya membutuhkan tempat di mana saya dapat fokus, yang sepenuhnya memenuhi syarat dalam segala hal,” katanya. “Tetapi saya belum menemukan apa yang saya bayangkan di sini. Namun, saya masih memiliki harapan karena kami membangun semuanya dari awal.”

Apa yang disebut oleh kelompok hak asasi manusia dan para ahli PBB sebagai “scholasticide” – penghancuran sistematis sistem pendidikan – telah menyebabkan lebih dari 750.000 siswa Palestina tidak bersekolah selama dua tahun ajaran berturut-turut, menurut organisasi yang berbasis di Gaza, Al Mezan Center for Human Rights.

Angka-angka terbaru menggambarkan gambaran yang menghancurkan – 494 sekolah dan universitas telah sebagian atau seluruhnya hancur, dengan 137 di antaranya menjadi puing-puing. Korban jiwa termasuk 12.800 siswa yang tewas, bersama dengan 760 guru dan staf pendidikan, dan 150 akademisi dan peneliti, lapor Al Mezan pada bulan Januari.

Universitas Isra, yang merupakan universitas terakhir yang masih berfungsi di Gaza, dihancurkan oleh pasukan Israel pada Januari 2024.

Di Universitas Islam, para profesor berimprovisasi dengan sumber daya apa pun yang tersisa di tengah pemadaman listrik, kekurangan peralatan, dan lingkungan belajar yang tidak memadai. Dr. Adel Awadallah menggambarkan menutupi dinding yang terbuka dengan lembaran plastik untuk menampung sebanyak mungkin siswa. “Kami meminjam motor untuk menghasilkan listrik guna mengoperasikan peralatan universitas,” katanya.

Dengan hanya empat ruang kelas yang beroperasi, ribuan siswa bergantung pada pengaturan darurat ini untuk melanjutkan pendidikan mereka.

Para ahli PBB memperingatkan pada April 2024 bahwa skala kehancuran tersebut mungkin merupakan upaya yang disengaja untuk menghancurkan fondasi masyarakat Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Infografis
Ini Alasan Banyak Tentara...
Ini Alasan Banyak Tentara Israel Mulai Kecewa Berperang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved