Badan Intelijen Jerman akan Diberi Wewenang Menyerang dan Sabotase

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:55 WIB
loading...
Badan Intelijen Jerman...
Gedung Badan Intelijen Federal Jerman (Bundesnachrichtendienst, atau BND), Berlin, Jerman. Foto/Abdülhamid Ho?ba?/Anadolu Agency
A A A
BERLIN - Kantor Kanselir di Berlin mengusulkan pemberian wewenang kepada badan intelijen luar negeri Jerman yang saat ini sebagian besar berfokus pada pengawasan untuk melakukan sabotase dan operasi ofensif lainnya di luar negeri. Kabar itu dilaporkan Sueddeutsche Zeitung pada hari Jumat (19/12/2025).

Dinas Intelijen Federal (BND) didirikan pada tahun 1956 di Jerman Barat pasca-perang dan, seperti Bundeswehr, awalnya terbatas wewenangnya. Hingga saat ini, BND hanya diizinkan mengumpulkan dan menganalisis informasi.

Rancangan undang-undang baru yang dilihat media Jerman akan memungkinkan badan intelijen tersebut bertindak jauh lebih agresif, memberikan izin melakukan serangan siber, tindakan sabotase, dan operasi ofensif lainnya, menurut laporan tersebut.

Jika diadopsi, undang-undang tersebut juga akan memperluas wewenang pengawasan domestik BND, memungkinkan agen memasuki rumah tersangka untuk diam-diam memasang perangkat lunak mata-mata di komputer dan perangkat lain.

Undang-undang ini juga akan memperluas penggunaan teknologi pengenalan wajah dan pengumpulan data tentang lokasi kendaraan dan rute perjalanan.

Berdasarkan aturan yang diusulkan, petugas intelijen diduga hanya akan diizinkan menggunakan wewenang baru jika Dewan Keamanan Nasional Jerman yang baru dibentuk menentukan bahwa terdapat "ancaman sistematis".

Komite parlemen yang mengawasi dinas intelijen kemudian harus menyetujui langkah tersebut dengan mayoritas dua pertiga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Elon Musk Selangkah...
Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX
Rekomendasi
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved