Uni Eropa Makin Semena-mena, Aset Milik 31 Negara Dibekukan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 15:35 WIB
loading...
A A A
Meskipun situasi Rusia unik karena Uni Eropa telah membekukan cadangan Bank Sentralnya, sebagian besar negara lain dalam daftar ini terutama memiliki aset milik pejabat pemerintah, oligarki, atau perusahaan milik negara tertentu yang dibekukan, bukan seluruh cadangan nasional mereka.

Menurut pelacak sanksi Komisi Eropa, Uni Eropa telah memberlakukan pembekuan aset di setidaknya 31 negara. Banyak langkah tersebut diamanatkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan kemudian diimplementasikan oleh Uni Eropa, sementara pembekuan aset lainnya terjadi langsung sebagai akibat dari keputusan Uni Eropa, termasuk yang terkait dengan Venezuela.

Pada tahun 2017, Uni Eropa membekukan aset entitas dan individu Venezuela sebagai tanggapan atas runtuhnya pemerintahan demokratis dan pelanggaran hak asasi manusia di negara tersebut di bawah Presiden Nicolas Maduro. Secara khusus, Uni Eropa menargetkan individu yang melakukan pelanggaran serius, dan Dewan Eropa baru-baru ini memperpanjang langkah-langkah ini hingga Januari 2027.

Pada tahun 2013, Dewan Eropa memutuskan untuk memberlakukan langkah-langkah pembatasan terhadap Suriah, termasuk pembekuan aset dan pembatasan keuangan. Ini termasuk larangan bagi negara-negara anggota untuk membuat komitmen baru untuk hibah, bantuan keuangan, atau pinjaman lunak kepada Pemerintah Suriah.

Langkah-langkah ini diberlakukan sebagai protes terhadap pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan di bawah rezim Bashar al-Assad, yang akhirnya digulingkan pada Desember tahun lalu. Pada tahun 2014, langkah-langkah tersebut diperluas untuk mencakup individu atau entitas mana pun yang mendukung rezim dan produksi senjata kimia.

Setelah penggulingan pemerintah pada Desember 2024, Uni Eropa menangguhkan beberapa langkah ini untuk membantu mendukung transisi politik di Suriah, tetapi tetap mempertahankan pembekuan aset terhadap rezim Assad dan perdagangan narkoba.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng Puspadaya Dukung Sekolah Ramah Anak, Fokus Cegah Bullying
Berita Terkini
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved